<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113707">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN DOSIS MULSA JERAMI PADI DAN JENIS PUPUK ORGANIK TERHADAP IKLIM MIKRO DAN KONSENTRASI HARA MAKRO TANAMAN SELADA (LACTUCA SATIVA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAIHAN RENDI PRATAMA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Saat ini dunia sedang dihadapkan dengan masalah perubahan iklim secara global. Salah satu tanaman yang terdampak perubahan iklim adalah selada (Lactuca sativa L.). Penelitian ini mengkaji apakah perlakuan dengan pemberian dosis mulsa dan jenis bahan organik dapat mempengaruhi iklim mikro dan konsentrasi hara makro tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan di Nudira Fresh Green House PT. Nudira Sumberdaya Indonesia, Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret 2022 hingga Agustus 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 4 x 2 dengan 3 kali ulangan. Faktor I adalah ketebalan mulsa dengan dosis 0 ton ha-1, 4 ton ha-1, 6 ton ha-1, dan 8 ton ha-1. Faktor II adalah jenis pupuk organik pupuk kandang dan pupuk kompos masing-masing sebanyak 20 ton ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mulsa jerami padi pada suhu tanah pada kedalaman 0 cm menunjukkan perlakuan terbaik pada dosis 4 ton ha-1 namun berpengaruh tidak nyata pada suhu tanah 10 cm, 20 cm, konsentrasi hara makro dan bobot hasil daun selada. Jenis pupuk organik berpengaruh tidak nyata pada suhu tanah 0 cm, 10 cm, 20 cm, konsentrasi hara makro dan bobot hasil daun selada. Interaksi mulsa jerami padi dan jenis pupuk organik menujukkan perlakuan terbaik pada dosis mulsa 8 ton ha-1 dan pupuk kandang.&#13;
&#13;
Kata kunci: Pupuk kandang, pupuk kompos, suhu tanah, N, P, dan K&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113707</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-25 16:39:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-25 16:54:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>