<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113653">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGARUH INTEGRASI PEMBANGKIT PHOTOVOLTAIC TERHADAP ALIRAN DAYA BERBASIS METODE NEWTON RAPHSON PADA PENYULANG KRUENG RAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anggy Prayoga</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aliran daya atau Load flow merupakan sebuah alat penting untuk melakukan perencanaan dan menentukan operasi terbaik pada sistem tenaga. Pada penyulang yang memiliki rugi-rugi daya, strategi penempatan dan alokasi unit DG (Distributed Generation) sangatlah berpengaruh, kemudian daya yang disuplai oleh DG adalah sebesar 10-20% dari beban penyulang (beban transformator). DG yang digunakan berupa Photovoltaic yang dirancang menjadi sistem array yang dirangkai secara seri 13 unit yang berfungsi untuk menaikkan nilai tegangan dan 94 unit PV yang dirangkai secara paralel yang berfungsi untuk menaikkan arus. Fungsi menaikkan tegangan dan arus adalah untuk mencapai daya sebesar 269,9 KW. Saat injeksi DG, losses yang terjadi pada penyulang Krueng Raya sebesar 29,4 kW. Kemudian Losses turun menjadi 29,2 kW pada saat injeksi DG pada pangkal saluran. Kemudian pada saat penempatan DG di tengah saluran losses berkurang menjadi 29,1 kW. Turunnya nilai losses sangat bergantung pada iradiasi matahari. Dimana pada saat iradiasi maksimal sebesar 1005 W/m2 penempatan DG pada ujung penyulang mampu menurunkan losses dari 29,4 menjadi 28,6 kW dan lebih baik dalam memperbaiki losses yang terjadi daripada penempatan DG pada pangkal penyulang dan tengah penyulang.&#13;
&#13;
Kata kunci: Photovoltaic, Distributed Generation, Single Line Diagram, ETAP, Losses</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PHOTOVOLTAICS GENERATION</topic>
 </subject>
 <classification>621.312 44</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113653</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-24 16:09:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-25 10:12:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>