<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113610">
 <titleInfo>
  <title>KLASIFIKASI KEJADIAN RAWAN PANGAN PADA RUMAH TANGGA DI PROVINSI ACEH DENGAN PENERAPAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ulayya Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kerawanan pangan merupakan persoalan serius yang dihadapi oleh sebagian besar negara termasuk Indonesia. Hal ini berkaitan dengan Provinsi Aceh yang sampai saat ini masih menjadi provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Sumatera. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Susenas di Provinsi Aceh pada tahun 2021, yang berjumlah 13.126 amatan data rumah tangga dengan 20 variabel yang terdiri dari 19 variabel bebas dan 1 variabel terikat. Penelitian ini dilakukan dengan penerapan metode klasifikasi Support Vector Machine (SVM) untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas terhadap status rawan pangan pada rumah tangga di Provinsi Aceh, kemudian mengetahui tingkat akurasi tertinggi dari parameter terbaik menggunakan metode SVM dan mengetahui manakah fungsi kernel tebaik dari ketiga fungsi kernel yaitu kernel linear, kernel Radial Basis function (RBF), dan kernel polinomial dalam klasifikasi menggunakan metode SVM. Hasil yang diperoleh dari analisis tersebut menunjukkan bahwa variabel kejadian rawan pangan pada rumah tangga di Provinsi Aceh mencakup tentang ketersediaan dan akses pangan, faktor-faktor sosial ekonomi, sanitasi, status daerah dan jenis tempat tinggal, pendidikan, dan perlindungan sosial. Pengujian Chi-Square memperoleh hasil dari 19 variabel bebas tersebut hanya terdapat 1 variabel yang tidak berpengaruh yaitu kategori perlindungan sosial, variabel yang dimaksud adalah variabel penerima bantuan sosial dari pemerintah pusat untuk penyandang disabilitas (BPNT) (X7). Hasil analisis menggunakan 18 variabel bebas, memperoleh nilai akurasi dari parameter terbaik tiap fungsi kernel adalah pada rasio 70:30, dengan parameter C=1 untuk fungsi kernel linear, parameter γ=0,07 dan C=10 untuk fungsi kernel RBF, dan yang terakhir parameter d=4 dan C=10 dari fungsi kernel polinomial. Fungsi kernel terbaik yang diperoleh dari ketepatan klasifikasi dengan menggunakan metode SVM adalah pada fungsi kernel linear, yang menghasilkan nilai akurasi sebesar 78,87%. Artinya, keakuratan dalam klasifikasi kejadian rawaan pangan pada rumah tangga di Provinsi Aceh menggunakan metode SVM adalah sebesar 78,87%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113610</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-24 10:30:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-24 10:32:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>