<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113589">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS IMPLEMENTASI PENYALURAN DANA DESA UNTUK PELAKSANAAN PROGRAM DESA DALAM UPAYA PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KECAMATAN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH TAHUN ANGGARAN 2022</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khansa Najla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemiskinan merupakan hambatan sosial yang luas dan masih sulit ditangani hingga kini. Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh yang memiliki angka kemiskinan tertinggi dibandingkan dengan kecamatan lain di Banda Aceh. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), disalurkan secara adil berdasarkan jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, luas wilayah, dan tingkat kesulitan geografis setiap desa kabupaten/kota semuanya diperhitungkan saat mengalokasikan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja program penanggulangan kemiskinan dan bagaimana implemetasi dalam mendukung percepatan penanggulangan kemiskinan di Kecamatan Ulee Kareng.  Perspektif teoritis yang digunakan adalah teori implementasi yang dikemukakan oleh Marilee S. Gerindle. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan dalam proses implementasi penyaluran Dana Desa dalam pelaksanaan program Desa sebagai upaya penanggulangan kemiskinan di Kecamatan Ulee Kareng terdapat dua program yang berjalan, yaitu Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Ketahanan Pangan dan Hewani.  Fakta bahwa tingkat kemiskinan masyarakat masih tergolong tinggi di Kecamatan Ulee Kareng serta rendahnya faktor kesadaran sumber daya manusia dalam memanfaatkan Dana Desa menunjukkan bahwa, implementasi penyaluran Dana Desa dalam pelaksanaan program Desa sebagai upaya penanggulangan kemiskinan di Kecamatan Ulee Kareng belum berjalan dengan maksimal. Berdasarkan penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa perlu ditingkatkan kembali sikap kejujuran masyarakat terhadap kondisi ekonomi yang sebenarnya untuk menyempurnakan implementasi penyaluran Dana Desa dalam pelaksanaan program Desa sebagai upaya penanggulangan kemiskinan di Kecamatan Ulee Kareng.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Kecamatan Ulee Kareng, Kemiskinan, Dana Desa</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113589</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-23 19:28:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-24 09:22:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>