<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113573">
 <titleInfo>
  <title>KESULITAN SISWA MENYELESAIKAN SOAL ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM DI SMP NEGERI 17 BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYIFA SHAFIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Matematika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemampuan penyelesaian soal AKM merupakan salah satu kompetensi penting yang diharapkan ada dalam pembelajaran matematika. Namun, masih belum banyak penelitian yang melihat serta menggali kesulitan siswa saat menyelesaikan soal AKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kesulitan siswa SMP Negeri 17 Banda Aceh dan penyebab terjadinya kesulitan dalam menyelesaikan soal AKM. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif eksploratif. Subjek pada penelitian ini adalah 21 orang siswa kelas VIII-9 SMP Negeri 17 Banda Aceh. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu soal tes dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu tes dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah siswa mengalami kesulitan memahami teks soal, kesulitan membuat perencanaan, dan kesulitan mengecek kebenaran hasil. Adapun penyebab terjadinya kesulitan yaitu siswa belum menguasai konsep dasar matematis dengan baik, siswa belum terbiasa dengan soal yang membutuhkan penalaran seperti soal AKM, serta siswa belum menguasai materi sebelumnya atau materi prasyarat. Penelitian ini dapat menjadi informasi bagi guru sebagai bahan masukan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi sehingga dapat meminimalisir kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal AKM. Adapun implikasi dari penelitian ini yaitu guru dapat mengetahui bentuk kesulitan dan penyebab siswa mengalami kesulitan saat menyelasaikan soal AKM sehingga guru dapat melakukan tindaklanjut seperti pemberian soal AKM agar siswa lebih terbiasa dengan soal yang membutuhkan penalaran.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113573</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-23 15:56:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-23 16:25:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>