<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113553">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN SILIKA SEKAM PADI SEBAGAI FILLER TERHADAP KARAKTERISTIK MATERIAL HIDROKSIAPATIT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ALNI YANTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penambahan silika (SiO2) pada material hidroksiapatit (HAp) dapat mempengaruhi karakteristik dari material tersebut. Silika yang digunakan pada penelitian ini adalah silika yang berasal dari sekam padi yang berfungsi sebagai filler. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan silika yang berasal dari sekam padi terhadap ukuran kristalin dan sifat mekanik material komposit HAp:SiO2. Selain itu, penelitian ini juga membandingkan antara penggunaan silika sekam padi dan silika komersial. Pencampuran silika dan HAp dilakukan dengan metode solid state, dengan perbandingan persentase massa HAp:SiO2 yang digunakan adalah 100%:0%, 80%:20%, 70%:30%, 60%:40%, dan 50%:50%. HAp dan SiO2 dilarutkan dengan larutan etanol, diendapkan secara sempurna, dikeringkan dan digerus sampai halus. Sampel yang sudah berupa bubuk dijadikan pelet dan disintering pada suhu 1000ºC selama 2 jam. HAp:SiO2 dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengetahui ukuran kristalinnya. Adapun untuk mengetahui sifat mekaniknya digunakan Universal Testing Machine (UTM) dan perangkat Scanning Electron Microcope (SEM) serta Energy Despersive X-ray (EDX) digunakan untuk mengetahui struktur morfologi dan komponen unsur yang terkandung dalam HAp:SiO2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan silika menyebabkan penurunan ukuran kristalin dan meningkatnya sifat mekaniknya yaitu kuat tekan. Nilai kuat tekan yang tertinggi diperoleh pada sampel dengan penambahan silika sekam padi sebanyak 20%, yaitu sebesar 2.046 MPa. Sementara sampel HAp yang ditambahkan silika komersial sebanyak 20% memiliki nilai kuat tekan 0.98 MPa. HAp dan HAp:SiO2 memiliki struktur morfologi yang berbeda. Struktur morfologi HAp seperti butiran-butiran kecil dan berpori. Sedangkan struktur morfologi HAp:SiO2 teraglomerasi dan memiliki agregat yang lebih besar. Berdasarkan nilai kuat tekan, HAp:SiO2 dapat diaplikasikan sebagai bone graft pada tulang canceolus.   &#13;
&#13;
Kata kunci: HAp, HAp:SiO2, Silika, Sekam Padi, Sifat Mekanik</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113553</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-23 11:58:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-23 14:25:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>