<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113519">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL  UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA (STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>KARYAWAN BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) KANTOR CABANG DI BANDA ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muammar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Industri</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pengukuran beban kerja mental bertujuan untuk mengidentifikasi beban kerja yang berdampak  pada  mental  para  pekerja  dalam  melaksanakan  pekerjaannya.  Pada penelitian ini akan dilakukan pengukuran beban kerja mental pada karyawan Unit Pembiayaan  dan  Pendanaan  di  BSI  KC  Banda  Aceh.  Tingginya  target  pekerjaan yang harus diselesaikan menyebabkan karyawan membutuhkan waktu kerja lebih lama  daripada  waktu  kerja  standar  yang  ditetapkan  yaitu  delapan  jam  kerja. Karyawan juga merasa jenuh karekan pekerjaan yang monoton di depan monitor. Dari permasalahan tersebut  maka dilakukan pengukuran beban kerja mental untuk mengetahui  tingkat  beban  kerja  mental  dan  faktor-faktor  penyebab  terjadi  beban kerja mental yang dialami oleh para karyawan di Unit Pembiayaan dan Pendanaan. Beban  kerja  mental  diukur  dengan  metode  National  Aeronautics  and  Space Administration  Task  Load  Index  (NASA-TLX)  dan  faktor-faktor  penyebab terjadinya  beban  kerja  mental  yang  dominan  dianalisis  dengan  Tree  Diagram. Pengukuran dengan metode NASA-TLX menunjukkan bahwa beban kerja mental 5  karyawan  berada  pada  kategori  tinggi  dan  12  karyawan  berada  pada  kategori sangat  tinggi.  Indikator  Tingkat  Frustasi  (FR)  merupakan  faktor  yang  paling mempengaruhi  beban  kerja  mental  diikuti  dengan  Tuntutan  Waktu  (TD)  dan Performansi (OP) secara berurut yaitu sebesar 26%, 23%, dan 18%. Rekomendasi perbaikan  untuk  penelitian  ini  adalah  harus  lebih  fokus  dalam  menyelesaikan pekerjaan, membangun suasana kerja yang nyaman dan produktif, manajemen diri, serta dapat  menggunakan waktu istirahat dengan baik.  &#13;
Kata Kunci : Beban Kerja Mental, Tingkat Frustasi, Tuntutan Waktu, Peformansi, NASA-TLX, Tree Diagram</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113519</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-22 16:02:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-23 09:20:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>