<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113505">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI DAN KARAKTERISASI SEDIAAN HYDROGEL FILM-PATCHOULI OIL-SILVER NANOPARTICLES HASIL GREEN SYNTHESIS MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M.MIFTAHUL HASAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pogostemon cablin Benth merupakan salah satu tumbuhan obat yang memiliki kemampuan sebagai penyembuhan luka. Penelitian ini telah dilakukan untuk memformulasikan dan mengkarakterisasi sediaan hidrogel film-patchouli oil-perak nanopartikel (PVA/CS/PO/AgNPs) menggunakan bahan aktif minyak nilam dan perak nanopartikel hasil green synthesis menggunakan ekstrak daun nilam (Pogostemon cablin Benth). Hasil analisis GCMS minyak nilam fraksi berat mengandung patchouli alcohol sebesar 60,66% dan fraksi ringan sebesar 28,68%. Simplisia daun nilam mengandung kadar air sebesar 8,21%, kadar sari larut air sebesar 10,87%, kadar sari larut etanol sebesar 5,53% dan kadar abu total 6,35%. Analisis GCMS ekstrak air daun nilam (EADN) mengandung senyawa patchouli alcohol sebesar 71,36% sedangkan ekstrak metanol daun nilam (EMDN) mengandung senyawa patchouli alcohol sebesar 30,91%. Karakterisasi AgNPs EADN dan EMDN dianalisis menggunakan UV-VIS, FTIR, XRD dan SEM. Analisis UV-VIS AgNPs EADN dan EMDN terbentuk pada serapan panjang gelombang 400 nm. Analisis SEM menunjukkan bahwa EMDN memiliki partikel yang seragam di seluruh permukaannya, cenderung jelas dan mampu mencegah terbentuknya gumpalan dibandingkan dengan EADN. Analisis XRD didapatkan ukuran kristal perak pada AgNPs EADN sebesar 7,22 nm dan AgNPs EMDN sebesar 20,335 nm. Analisis FTIR memperlihatkan adanya ikatan hidrogen antara gugus fungsi dari PVA, CS, dan PO. Analisis SEM menunjukkan bahwa hidrogel film yang dihasikan tidak tidak mengalami keretakan (cracking) atau lobang (pinholes) dan sedikit mengalami agglomerasi. Hasil evaluasi sediaan uji organoleptis menunjukkan bahwa sediaan hidrogel berbau khas nilam, semi solid, homogen, berwarna coklat dan ungu pada masinng-masing ekstrak. Uji daya sebar menunjukkan setiap formulasi berukuran antara 1,5-2,9 cm. Uji pH menunjukkan bahwa pH setiap formulasi berkisar antara 6,03-6,67. Uji fraksi gel dan rasio sweeling setiap formulasi masing-masing berkisar antara 1,88-2,96% dan 1,07-1,50 %.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113505</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-22 13:16:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-22 14:35:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>