<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11349">
 <titleInfo>
  <title>PELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT KEPEMILIKAN RUMAH PADA BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) CABANG BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Susilawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK  &#13;
SUSILAWATI,  PELAKSANAAN  PERJANJIAN  KREDIT      &#13;
   2014  KEPEMILIKAN RUMAH  PADA BANK &#13;
  RAKYAT  INDONESIA  (BRI)  CABANG &#13;
BANDA ACEH  &#13;
                   (iv,64), pp., bibl., app. &#13;
                    &#13;
                                           ( SUSIANA, S.H., M.H.) &#13;
   &#13;
  Dalam Undang-udang Perbankan Nomor 10 Tahun 1998 Pasal (1) butir 11 &#13;
menyatakan  bahwa  kredit  merupakan  penyediaan  uang  atau  tagihan  yang  dapat &#13;
dipersamakan  dengan  itu,  berdasarkan  persetujuan  atau  kesepakatan  pinjam &#13;
meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk &#13;
melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga. Dalam &#13;
Pasal 1338 ayat (1) KUH Perdata menentukan bahwa setiap persetujuan yang dibuat &#13;
secara  sah  berlaku  sebagai  undang-undang  bagi  mereka  yang  membuatnya. &#13;
Demikian pula dengan perjanjian kredit kepemilikan rumah   yang disalurkan oleh &#13;
Bank  Rakyat  Indonesia  (BRI)  mengikat  kedua  belah  pihak.  Debitor  diwajibkan &#13;
untuk  mengembalikan  angsuran  kredit  berserta  bunga  setiap  bulan  tepat  pada &#13;
waktunya  sesuai  dengan  perjanjian,  namun  dalam  pelaksanaannya  pada  saat &#13;
pengembalian  kredit  kepemilikan  rumah,  5  orang  debitor  tidak  mengembalikan &#13;
kredit  sesuai  dengan  perjanjian  atau  tidak  tepat  waktu,  sehingga  terjadinya &#13;
wanprestasi. &#13;
  Tujuan penulisan skripsi ini yaitu untuk menjelaskan pelaksanaan perjanjian &#13;
kredit kepemilikan rumah pada BRI Cabang Banda Aceh, untuk menjelaskan faktor  &#13;
penyebab  terjadinya  kredit macet  pada perjanjian  kredit  kepemilikan  rumah,  dan &#13;
untuk menjelaskan  penyelesaian  kredit macet  pada  perjanjian  kredit  kepemilikan &#13;
rumah. &#13;
  Data dalam penulisan  skripsi  ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan &#13;
dan juga penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan untuk memperoleh data teoritis &#13;
dengan  cara  mempelajari  buku-buku  teks,  dan  peraturan  perundang-undangan. &#13;
Penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data primer melalui wawancara, &#13;
dengan responden dan informan. &#13;
  Dari hasil penelitian pelaksanaan perjanjian kredit kepemilikan rumah pada &#13;
BRI cabang Banda Aceh dapat diketahui 5 orang debitor melakukan kredit macet &#13;
(wanprestasi)  dan  45  orang  kreditnya  lancar.  Faktor  penyebab  terjadinya  kredit &#13;
macet pada pelaksanaan perjanjian kredit kepemilikan rumah disebabkan oleh faktor &#13;
ekonomi dan pemutusan hubungan kerja. Penyelesaian kredit macet yang ditempuh &#13;
oleh  BRI  cabang  Banda  Aceh  adalah  dengan  mengirimkan  surat  peringatan, &#13;
melakukan restrukturisasi kredit, dan penyelesaian kredit melalui Kantor Pengurusan &#13;
Kekayaan dan Lelang Negara (KPKNL). &#13;
  Disarankan  pihak BRI  harus  lebih  selektif  lagi  dalam melakukan  analisis &#13;
kredit  kepemilikan  rumah  agar  tidak  terjadinya  wanprestasi  di  kemudian  hari. &#13;
Kepada debitor apabila mengalami masalah dalam pengembalian kredit maka harus &#13;
berkonsultasi dengan pihak bank.</note>
 <subject authority="">
  <topic>CONTRACT-LAWS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CONSUMER CREDIT-LAW</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>11349</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-08 13:22:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-09-28 10:11:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>