<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113367">
 <titleInfo>
  <title>THE USE OF YOUTUBE VIDEOS AS MEDIA TO ENHANCE STUDENTS ABILITY IN DEVELOPING THEIR SPEAKING SKILLS (A CLASSROOM ACTION RESEARCH AT GRADE X, SEMESTER 2, SMA NEGERI 1 SAMATIGA, MEULABOH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Safrini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Para guru abad 21 harus mampu memanfaatkan berbagai platform teknologi terkini untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswanya yang seringkali dianggap sulit. Penelitian ini mengkaji penerapan video YouTube sebagai salah satu media teknologi yang mudah diakses untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengadaptasi Kemmis dan Taggart yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dilaksanakan di SMA X IPA 1 Samatiga, terdiri dari enam belas (16) siswa: 8 perempuan dan 8 laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan masing-masing tiga kali pertemuan. Selanjutnya data dikumpulkan melalui lembar observasi, tes, dan angket. Lembar observasi dianalisis secara kualitatif dengan merangkai, mengkode, membandingkan, membangun interpretasi, dan melaporkan hasil (teori Burn). Sedangkan tes dan angket dianalisis secara kuantitatif. Tes dianalisis dengan menghitung dan membandingkan rata-rata postes siklus 1 dan 2 (Sudijono, 2003). Selain itu, angket dianalisis secara deskriptif dengan menghitung persentase untuk mengetahui rata-rata hasil respon siswa (Sugiyono, 2007). Penelitian membuktikan bahwa penggunaan video YouTube sebagai media dapat meningkatkan keterampilan berbicara dan minat siswa dalam belajar bahasa Inggris serta membuat mereka lebih percaya diri dalam berbicara.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL MEDIA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SPEAKING - APPLIED LINGUISTICS</topic>
 </subject>
 <classification>371.33</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113367</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-16 10:49:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-24 09:50:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>