<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113344">
 <titleInfo>
  <title>UJI EFEKTIVITAS INFUSA DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) SEBAGAI ANTIDIABETES PADA TIKUS  PUTIH JANTAN(RATTUS NORVEGICUS) DIABETES YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tri Puthri Maharani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Glukosa adalah salah satu sumber energi utama yang diperlukan oleh tubuh. Kadar glukosa yang berada di atas nilai normal adalah indikator terjadinya diabetes mellitus (DM). Terapi penyakit DM dapat menggunakan tanaman obat tradisional yakni daun malaka (Phyllanthus emblica). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh infusa daun malaka dan menentukan dosis infusa daun malaka yang efektif untuk menurunkan kadar glukosa darah tikus diabetes. Prosedur penelitian ini terdiri dari persiapan hewan coba, pembuatan infusa daun malaka, pembuatan tikus diabetes, pemberian infusa daun malaka, dan pengukuran kadar gula darah. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan tikus, P1, P2, P3 (dosis 100 mg/kgBB), dan P4 (dosis 150 mg/kgBB), dengan 4 kali pengulangan tiap perlakuan. Pembuatan tikus diabetes dilakukan dengan menginduksi streptozotocin dosis tunggal 30 mg/kg BB. Pemberian infusa daun malaka dilakukan pada hari ke-14 sampai hari ke-21. Pemeriksaan gula darah dilakukan pada hari ke-22 dengan dengan menggunakan Easy Touch GCU. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA (Analisis of Varians) dan uji lanjutan dengan Uji Duncan. Rata-rata kadar glukosa darah yang diperoleh pada P1 (74±36,88 mg/dL), P2 (299±109,57), P3 (62,75±6,34), P4 (84,75±17,83). Hasil menunjukkan pemberian infusa daun malaka dengan dosis 100 mg/kgBB dan 150 mg/kgBB pada tikus diabetes menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata dengan tikus yang tidak diabetes (P&gt;0,05). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa infusa daun malaka dosis 100 mg/kgBB dan 150 mg/kgBB  memberi pengaruh terhadap penurunan kadar gula darah tikus diabetes dan kedua dosis tersebut sama-sama efektif digunakan sebagai terapi tikus diabetes.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELLITUS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS - PHARMACOGNOSY</topic>
 </subject>
 <classification>616.462</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113344</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-15 12:30:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-16 14:56:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>