<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113265">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PERPINDAHAN PANAS PADA MENARA PENDINGIN TIPE PELAT DATAR BERLUBANG DENGAN VARIASI BENTUK LUBANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yulanda Dwi Mustika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Menara pendingin (cooling tower) merupakan salah satu sistem pendingin yang paling banyak digunakan pada dunia industri. Cooling tower merupakan rangkaian alat penukar panas yang memiliki fluida kerja berupa air dan udara yang berfungsi sebagai media pendingin dengan cara berkontak langsung dengan udara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan sistem cooling tower yang optimal dengan mendapatkan nilai koefisien perpindahan panas konveksi konveksi. Guna meningkatkan kinerja menara pendingin, banyak peneliti yang telah melakukan penelitian mengenai hal ini akan tetapi masih perlu ditingkatkan agar mendapat hasil yang lebih optimal. Dengan fenomena tersebut, penelitian ini dilakukan dengan mempelajari proses perpindahan panas yang terjadi pada pelat berlubang terhadap koefisien perpindahan panas konveksi konveksi pada menara pendingin tipe pelat datar dengan tinggi keseluruhan menara sebesar 2,4 m, dan jumlah media pendistribusi fluida sebesar 5 pelat yang disusun secara bertingkat. Panjang pada setiap pelat yaitu 0,7 m dengan lebar 0,5 m. Adapula variasi yang dilakukan pada menara pendingin bertingkat yaitu terdapat pada bentuk lubang yang digunakan. Bentuk lubang yang digunakan ialah bentuk lingkaran, segitiga dan persegi empat  dengan menggunakan model lubang outlet zig – zag. Luas pelat yang berlubang 0,0157 m2 pada setiap pelat nya dengan rasio kemiringan setiap susunan pelat yaitu 15º. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien perpindahan panas konveksi konveksi tertinggi terjadi pada menara pendingin bertingkat dari temperatur inlet 60ºC, 70ºC, 80ºC yaitu pada penggunaan pelat dengan bentuk persegi empat, lalu diikuti dengan bentuk segitiga dan bentuk lingkaran memiliki nilai koefisien perpindahan panas konveksi konveksi terendah. Dengan penurunan temperatur yang terjadi pada tipe lubang persegi empat sebesar 35,1ºC, sehingga didapatkan nilai laju perpindahan panas sebesar 7.80,333940 kW dan nilai koefisien perpindahan panas konveksi sebesar 59,21518689 kW/m2K</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HEAT TRANSFER - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>621.402 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113265</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-11 10:16:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-16 15:02:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>