<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113214">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizka Fadhila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Artikel ini bertujuan untuk megetahui dan menjelaskan dasar pertimbangan Majelis Hakim dalam memutus perkara keberatan atas Putusan BPSK dalam Putusan Nomor: 103/Pdt.Sus-BPSK/2018/PN.Kwg, serta untuk mengetahui dan menjelaskan Putusan Pengadilan Negeri Karawang tersebut dalam mewujudkan nilai kepastian hukum bagi para pihak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pertimbangannya hakim hanya menggunakan Uudang-Undang LAPS dalam memutus perkara tanpa memperhatikan seluruh fakta persidangan dan perundang-undangan lain yang berkaitan dengan permasalahan ini. Putusan pengadilan tidak mewujudkan nilai kepastian hukum bagi para pihak karena hakim tidak dapat melihat kekeliruan dari putusan BPSK tersebut, penyelesaian sengketa melalui BPSK telah bertentangan dengan muatan polis/perjanjian asuransi yang telah disepakati. Disarankan bagi Majelis Hakim untuk lebih teliti dalam menafsirkan permasalahan pada sengketa sejenis ini, tidak hanya berpatokan pada Undang-Undang LAPS saja karena pada faktanya putusan arbitrase tersebut dihasilkan melalui mekanisme penyelesaian sengketa dengan cara arbitrase yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ARBITRATION - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>347.09</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113214</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-08 12:31:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-08 15:54:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>