<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113196">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KADAR KOLESTEROL DAN KADAR GLUKOSA DARAH DENGAN DERAJAT KEPARAHAN STENOSIS ARTERI KORONER PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Annisa Inayatullah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit jantung koroner merupakan suatu kondisi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara kebutuhan dan suplai darah pada otot jantung. Penyebab utama dari penyakit jantung koroner adalah sumbatan plak aterom pada arteri koroner, sehingga disebut juga penyakit jantung iskemik, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk kadar kolesterol dan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar kolesterol dan kadar glukosa darah dengan derajat keparahan stenosis arteri koroner pada pasien penyakit jantung koroner. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan sampel penelitian berjumlah 67 orang. Sistem scoring yang digunakan untuk menentukan derajat keparahan stenosis arteri koroner pada penelitian ini adalah Gensini score. Hasil evaluasi proporsi pada penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara kadar kolesterol dengan derajat keparahan stenosis arteri koroner serta hubungan yang bermakna antara kadar glukosa darah dengan derajat keparahan stenosis arteri koroner pada pasien penyakit jantung koroner. Dari analisis diskriminan, diperoleh tiga fungsi diskriminan yang menghubungkan kadar kolesterol (kolesterol total, kolesterol HDL, kolesterol LDL, dan trigliserida) dan kadar glukosa darah (glukosa darah sewaktu dan glukosa darah puasa) dengan grup Gensini score. Hasil analisis diskriminan yang memiliki tingkat ketepatan pengelompokan sebesar 87% ini memiliki makna bahwa ada hubungan yang signifikan antara kadar kolesterol dan kadar glukosa darah dengan derajat keparahan stenosis arteri koroner pada pasien penyakit jantung koroner.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CORONARY HEART DISEASES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.123</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113196</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-07 16:25:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-08 16:33:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>