<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113189">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU BIMBINGAN KONSELING DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SMA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>magrfurrahmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Krisis moral di indonesia saat ini menjadi isu strategis dalam pendidikan karakter, yang mana anak-anak saat ini memiliki kepercayaan diri yang rendah serta acuh takacuh terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari komunikasi interpersonal guru bimbingan konseling dan kecerdasan emosional terhadap pembentukan karakter siswa SMA Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan menggunakan teori behavioristik dengan sampel 344 siswa. Hasil analisis Uji F menunjukkan nilai P-Value komunikasi interpersonal (X1) dan kecerdasan emosional (X2) adalah 0,000 &lt; 0.05, sehingga berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter siswa (Y). Hasil uji T menunjukkan nilai Thitung 2.007 &gt;Ttabel 1.966 maka komunikasi interpersonal (X1) memiliki pengaruh terhadap pembentukan karakter siswa (Y) meski pengaruhnya sangat sedikit, dan kecerdasan emosional (X2) memiliki nilai Thitung 7,607 &gt;Ttabel 1.966 sehingga berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter siswa (Y). Hasil uji Adjusted R-Square sebesar 0,205 yang artinya menunjukkan besarnya peran komunikasi interpersonal (X1) dan kecerdasan emosional (X2) mampu menjelaskan variabel pembentukan karakter sebesar 20,5%. Adanya komunikasi interpersonal dan kecerdasan emosional yang baik, maka dapat mempengaruhi pembentukan karakter anak menjadi lebih baik. Peneliti menyarankan kepada guru, siswa serta masyarakat untuk saling terbuka, menghargai sesama dan lebih peduli terhadap permasalahan karakter anak dilingkungannya agar pembentukan karakter anak menjadi lebih baik. &#13;
&#13;
Kata kunci: komunikasi interpersonal, kecerdasan emosional, pembentukan karakter siswa, teori behavioristik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EMOTIONAL INTELLIGENCE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INTERPERSONAL RELATIONS - SOCIOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EMOTIONS - EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>302</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113189</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-07 13:47:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-09 15:55:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>