ANALISIS FAKTOR KAPABILITAS PADA RANTAI PASOK KONSTRUKSI GEDUNG DI PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS FAKTOR KAPABILITAS PADA RANTAI PASOK KONSTRUKSI GEDUNG DI PROVINSI ACEH


Pengarang

Chika Cahya Madani - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Alfa Taras Bulba - 198208092008121002 - Dosen Pembimbing I
Cut Zukhrina Oktaviani - 197310102008122001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1904101010017

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Sipil., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

690

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Konstruksi gedung memiliki karakteristik yang unik, item pekerjaan yang banyak serta membutuhkan kompleksitas pekerjaan yang tinggi dan keahlian-keahlian yang spesifik dalam proses produksinya. Keterlibatan banyak pihak baik organisasi maupun individu dalam proses produksi di industri konstruksi secara tidak langsung akan membentuk rantai pasok yang kompleks. Kompleksitas rantai pasok ini sangat rawan terhadap gangguan yang menyebabkan kerentanan pada rantai pasok. Sebagai upaya mengatasi kerentanan, para pelaku konstruksi perlu meningkatkan kapabilitas rantai pasok. Kapabilitas rantai pasok adalah atribut yang memungkinkan rantai pasok untuk mengantisipasi dan memitigasi gangguan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor kapabilitas pada rantai pasok konstruksi gedung di Provinsi Aceh. Metode penelitian menggunakan metode campuran dengan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode Relative Importance Index (RII). Hasil dari analisis data diperoleh 3 faktor utama kapabilitas rantai pasok gedung di Provinsi Aceh yaitu, adaptabilitas (0,834), pemulihan (0,826), dan keamanan (0,821). Faktor adaptabilitas didukung oleh indikator belajar dari pengalaman (0,871), peningkatan proses (0,847), dan mengambil keuntungandari gangguan (0,824). Faktor pemulihan didukung oleh indikator mitigasi konsekuensi (0,847) dan mobilisasi sumber daya (0,835). Faktor keamanan didukung oleh indikator keterlibatan pekerja dalam keamanan (0,847) dan pembatasan akses (0,818).

Building constructions have unique characteristics, nomerous work items, works that require a high level of complexity and specific expertise in the production process. The involvement of many parties such as organizations and individuals in the production process of construction industry lead to a complex supply chain. This supply chain complexity is highly vulnerable to disruptions that causes vulnerabilities in supply chain. In order to overcome vulnerabilities, the enterprises need to improve their supply chain capabilities. Supply chain capabilities are attributes that enables an enterprise to anticipate and overcome disruption. The purpose of this study was to analyze the factors of supply chain capabilities in building construction in Aceh Province. The research method uses mixed method with primary and secondary data sources. Data was collected through questionnaire and analyzed using the Relative Importance Index (RII) method. The analysis revealed 3 main factors of supply chain capabilities in building construction in Aceh Province, which are adaptability (0.834), recovery (0.826), and security (0.821). The adaptability factor is supported by indicators such as learning from experience (0.871), process improvement (0.847), and seizing advantage from disruptions (0.824). The recovery factor is supported by consequence mitigation (0.847) and resource mobilization (0.835). The security factor is supported by employee involvement in security (0.847) and access restriction (0.818).

Citation



    SERVICES DESK