<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113147">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN DAN ANALISIS KARAKTERISTIK SIMULATOR BATUK DAN BERSIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD FARHAN GUSFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Mesin</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit menular dengan media udara sangatlah terkenal dimasa sekarang dikarenakan penyebarannya yang tidak diketahui dan juga penyebarannya sangat cepat dan luas. Salah satu penyakit yang penyebarannya diindikasi melalui media udara adalah batuk dan bersin. Batuk sendiri memiliki kecepatan bervariasi mulai dari 6 m/s sampai dengan 22 m/s dengan rata-rata kecepatannya 11,2 m/s. Kecepatan bersin sendiri di mulai dari 10 m/s sampai 50 m/s dengan rata-rata kecepatannya 40 m/s. Untuk meminimalisir terkontaminasinya tenaga medis saat melakukan interaksi pada pasien batuk dan bersin, maka diperlukan penelitian yang membahas tentang simulator batuk dan bersin sebagai mekanisme pembantu untuk melihat karakteristik dari batuk dan bersin. Serta perlu dilakukan analisis dan validasi hasil dari semburan simulator batuk dan bersin. Analisis data pada pengukuran kecepatan semburan dilakukan dengan cara pengukuran citra gambar pada semburan. Setelah didapatkan hasil dari pencitraan gambar pada semburan selanjutnya hasil dari pencitraan gambar semburan dianalisa dengan melihat selang waktu pada saat semburan pertama kali keluar sampai dengan semburan keluar menempuh jarak tertentu. Simulator batuk dan bersin meliputi sistem pembangkit tekanan, sistem kontrol, nebulizer dan nozzle. Kendali simulator batuk dan bersin berupa microcontroller berbasis Arduino UNO. Hasil pengujian menunjukkan bahwa karakteristik semburan yang dihasilkan simulator batuk dan bersin masuk ke dalam klasifikasi batuk dengan kecepatan semburan tercepat pada kecepatan 8,5 m/s pada nozzle 0,1 mm dan tekanan 6,6 bar, dan kecepatan semburan terkecil pada kecepatan 6,1 m/s pada nozzle 0,1 mm dan tekanan 6,2 bar.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113147</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-04 16:37:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-04 16:42:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>