Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS DATA ANOMALI GRAVITASI UNTUK IDENTIFIKASI PROSPEK SEBARAN MINERAL DI KAWASAN SIRON BLANG, ACEH BESAR
Pengarang
MAULIDATUL HASANAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muhammad Syukri - 197005181994121001 - Dosen Pembimbing I
Fadhli - 197107031997021003 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1908102010031
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Fisika (S1) / PDDIKTI : 45201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas MIPA Fisika., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Telah dilakukan penelitian analisis data anomali gravitasi untuk menganalisis variasi nilai gravitasi dan mengidentifikasi prospek sebaran mineral di kawasan Siron Blang Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar. Lokasi penelitian berada pada formasi geologi Indrapuri Complex yang terdiri dari batuan-batuan intrusif khususnya ultramafik serpentinit. Batuan ultramafik serpentinit tersebut akan menghasilkan prospek sebaran mineral yang bernilai ekonomis dari proses pelapukannya. Sebaran mineral dapat diidentifikasi dan dianalisis dengan menggunakan metode gravitasi berdasarkan nilai anomali gravitasi yang terukur di bawah permukaan. Data gravitasi diukur dengan menggunakan instrumen gravimeter Scintrex CG-5. Jumlah titik pengukuran sebanyak 99 station yang diakuisisi secara grid. Data gravitasi yang diperoleh dari pengukuran diolah menggunakan software Microsoft Excel, Surfer, dan Oasis Montaj. Data gravitasi dikoreksi terlebih dahulu dengan koreksi pasang surut, apungan, lintang, udara bebas, Bouguer, dan koreksi medan. Sehingga didapatkan nilai anomali Bouguer lengkap yang selanjutnya akan dilakukan pemisahan anomali regional dan anomali residual. Kontur anomali residual yang dihasilkan, selanjutnya dilakukan filtering menggunakan analisis transformasi horizontal derivatif, vertikal derivatif, dan tilt derivatif. Hasil kontur anomali yang didapatkan dari tilt derivatif dan kontur anomali Bouguer lengkap sama-sama menunjukkan adanya dua anomali di lokasi penelitian. Anomali pertama dengan nilai gravitasi lebih tinggi dibandingkan sekitarnya diduga sebagai lokasi sebaran mineral serpentin (2.4 – 3.10 g/cm3) dengan nilai gravitasi terukur berada pada interval 108-126 mGal. Sebaran dari mineral serpentin ini berada pada area tengah lokasi penelitian dengan luas sebaran ± 67.500m2. Sedangkan anomali kedua memiliki nilai gravitasi lebih rendah dibandingkan sekitarnya yang diduga terdapat endapan mineral limonit (1.55- 1.7 g/cm3) dengan nilai gravitasi terukur berada pada interval 75-87 mGal. Sebaran dari endapan mineral limonit ini berada pada sisi Timur dan Barat lokasi penelitian dengan luas sebaran ±71.250m2. Hasil dugaan ini juga didukung dengan singkapan batuan di permukaan. Interpretasi kualitatif metode gravitasi berhasil mengidentifikasi prospek sebaran mineral dengan lebih mudah dan lebih cepat.
Gravity anomaly data analysis research has been conducted which aims to analyze variations in gravity values and identify the prospect of mineral distribution in the Siron Blang area, Kuta Cot Glie District, Aceh Besar Regency. The research location is in the geological formation of Indrapuri Complex which consists of intrusive rocks, especially ultramafic serpentinite. The ultramafic serpentinite rocks will produce prospects for the distribution of minerals of economic value from the weathering process. Mineral distribution can be identified and analyzed using gravity methods based on gravity anomaly values measured in the subsurface. Gravity data was measured using a Scintrex CG-5 gravimeter instrument. The number of measurement points was 99 stations that were acquired in a grid. Gravity data obtained from measurements were processed using Microsoft Excel, Surfer, and Oasis Montaj software. Gravity data was corrected first with tidal correction, buoyancy, latitude, free air, Bouguer, and terrain correction. This results in a complete Bouguer anomaly value which will then be separated into regional anomalies and residual anomalies. The resulting residual anomaly contours are then filtered using horizontal derivative, vertical derivative, and tilt derivative transformation analysis. The anomaly contours obtained from the tilt derivative and the complete Bouguer anomaly contours both show the presence of two anomalies at the research site. The first anomaly with a higher gravity value than its surroundings is thought to be the location of serpentine mineral distribution (2.4 - 3.10 g/cm3) with measured gravity values in the interval 108-126 mGal. The distribution of serpentine minerals is in the central area of the research location with a distribution area of ± 67,500m2. While the second anomaly has a lower gravity value than its surroundings which is suspected of limonite mineral deposits (1.55 – 1.7 g/cm3) with measured gravity values in the interval 75-87 mGal. The distribution of limonite mineral deposits is on the East and West sides of the research location with a distribution area of ±71,250m2. The results of this conjecture are also supported by rock outcrops on the surface. Qualitative interpretation of gravity methods successfully identifies mineral distribution prospects more easily and quickly.
INTERPRETASI DATA ANOMALI BOUGUER LENGKAP PADA KAWASAN UJUNG PANCU, KECAMATAN PEUKAN BADA, ACEH BESAR (Rizky Maulanda, 2023)
ANALISIS VARIASI SUSEPTIBILITAS MAGNETIK BAWAH PERMUKAAN SEBAGAI IDENTIFIKASI SEBARAN MINERAL DI KAWASAN SIRON BLANG, ACEH BESAR (SILVENI, 2023)
INTERPRETASI KUALITATIF DATA ANOMALI GRAVITASI PADA KAWASAN PANAS BUMI JABOI, SABANG (ZAHRINA AMALIA FITRI, 2017)
APLIKASI METODE MAGNETIK UNTUK RNIDENTIFIKASI SEBARAN BIJIH BESI RNDANGKAL DAN DALAMRN(STUDI KASUS DESA SIRON BLANG, KEC. KUTA COT GLIE, KAB. ACEH BESAR) (Lia Fitria Rahmatillah, 2015)
IDENTIFIKASI ZONA ALTERASI LAPANGAN PANAS BUMI GUNUNG BUR NI TELONG, BENER MERIAH, ACEH BERDASARKAN DATA PENGUKURAN GRAVITASI (Muhazir, 2016)