<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113115">
 <titleInfo>
  <title>MODEL PENGENDALIAN KOMUNITAS LALAT TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR  DI LINGKUNGAN OLEH MASYARAKAT GAMPONG JAWA KECAMATAN KUTARAJA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Nur</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prodi Doktor Matematika dan Aplikasi Sains (S3)</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lalat selalu dikaitkan dengan permasalahan sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Keberadaan TPA Gampong Jawa di perbatasan Gampong menjadi indikasi tempat lalat untuk berkembangbiak dan menyebabkan mobilitas lalat sangat tinggi di lingkungan masyarakat. Tujuan penelitian untuk bb model pengendalian Komunitas lalat terhadap pencegahan penyakit menular di lingkungan masyarakat berdasarkan data kepadatan komunitas lalat, frekuensi, tingkat keanekaragaman, pola distribusi, manajemen sanitasi dan potensi keberadaan lalat di lingkungan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian mix method yang dilaksanakan di Gampong Jawa Kecamatan Kutaraja Kota Banda Aceh. Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan desain simple ex post facto sedangkan untuk kualitatif menggunakan pendekatan desain case study. Sampling kuantitatif dilakukan dari Maret–Juli 2021, sedangkan untuk pengambilan sampel kualitatif dilaksanakan dari Agustus-Oktober 2021. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa kepadatan mutlak tertinggi pada cluster 1 terjadi saat pagi hari dengan rata-rata mencapai 26.56, Hasil analisis kepadatan relatif menunjukkan bahwa persentase tertinggi didominasi oleh Musca domestica, dengan persentase rata-rata pada cluster 1 sebesar 74.36%. Frekuensi komunitas lalat tertinggi adalah pada cluster 3 dengan nilai 4.41. Nilai indeks keanekaragaman dapat dikategorikan rendah hingga sedang. Sedangkan nilai indeks morisita menunjukkan bahwa pola distribusi lalat pada ke 4 cluster pengamatan dikategorikan seragam dan mengelompok. Sedangkan Hasil studi kualitatif menunjukkan bahwa 73% responden adalah perempuan dan 27% laki-laki. Responden mayoritas menempuh pendidikan sampai tingkat SLTP/SMP/sederajat. Jenis sampah umumnya plastik, limbah rumah tangga, dan sampah dedaunan. Pengelolaan sampah yang dilakukan umumnya yaitu membuang ke tempat sampah atau membakarnya. 86% responden menyatakan memiliki tempat pembuangan sampah dan 14% lainnya tidak. Sampah harian yang dihasilkan oleh responden mayoritas</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113115</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-04 10:55:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-04 11:41:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>