<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113056">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERKEMBANGAN WARNA MOTIF KERAWANG GAYO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>QISMINA ZAHIRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PKK</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Qismina Zahirah (2023) Persepsi Masyarakat Terhadap Perkembangan Warna&#13;
Motif Kerawang Gayo&#13;
Kerawang Gayo merupakan suatu ukiran yang berasal Aceh Tengah yang pada&#13;
setiap motif dan warnanya memiliki makna dan filosofi bagi masyarakat Gayo.&#13;
Seiring perkembangan era globalisasi banyak membawa perubahan terhadap&#13;
warna motif kerawang Gayo yang pada dasarnya hanya memiliki 5 warna saja&#13;
namun dengan perkembangannya trand fashion saat ini warna dari motif&#13;
kerawang Gayo menjadi bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#13;
filosofi motif dan warna kerawang Gayo, mengetahui perubahan warna motif&#13;
asli kerawang gayo terhadap perkembangan warna motif kerawang Gayo serta&#13;
mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap warna asli kerawang Gayo&#13;
dengan warna modifikasi kerawang Gayo. Penelitian menggunakan jenis&#13;
kualitatif dengan subjek penelitian empa responden terdiri dari satu Tokoh adat,&#13;
dua pengrajin kerawang dan satu pengkoleksi kerawang Gayo. Teknik&#13;
Pengambilan data secara purporsive sumpling. Pengumpulan data diperoleh dari&#13;
obserpasi, studi kepustakaan, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan&#13;
bahwa kerawang Gayo perkembangannya dimulai sejak 3000 tahun lalu pada&#13;
masa migrasi Gayo purba tahap ketiga. Motif kerawang gayo pertama kali di&#13;
kembangkan di atas tembikar/keramik, kayu dan alas/anyaman dan sekarang&#13;
dikembangkan ke upuh/kain. Selain memiliki motif yang khas kerawang gayo&#13;
juga memiliki warna yang khas 5 warna yaitu hitam, kuning, merah, putih dan&#13;
hijau yang memiliki makna dan filosofi. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa&#13;
adanya modifikasi warna kerawang Gayo membuat masyarakat semakin&#13;
menggemari kerawang Gayo. Saat ini fungsi sudah di bagi menjadi dua yaitu&#13;
secara adat dan secara budaya. Kerawang Gayo secara adat tidah boleh&#13;
dimodifikasi atau diubah, sedangkan secara budaya boleh merubah warna tetapi&#13;
tidak boleh merubah motifnya.&#13;
Kata kunci: Persepsi, Warna, Motif, Kerawang Gayo</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FASHION - ARTS</topic>
 </subject>
 <classification>746.92</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113056</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-08-01 21:18:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-02 15:04:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>