<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113022">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SEBARAN KLOROFIL-A DI DAERAH PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Riandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyebaran dan kelimpahan ikan sangat dipengaruhi beberapa parameter oseanografi, dimana salah satunya adalah klorofil-a. Klorofil-a adalah salah satu parameter oseanografi yang memiliki peran penting terkait produktivitas utama di laut. Klorofil-a yang terkandung dalam fitoplankton dapat dijadikan sebagai ukuran kesuburan di suatu perairan. Dengan pemanfaatan kemajuan sistem informasi geografis atau penginderaan jauh, sebaran klorofil-a ini dapat dimanfaatkan sebagai pendugaan daerah penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sebaran klorofil-a di perairan Aceh baik secara spasial maupun temporal untuk menduga lokasi daerah penangkapan ikan. Penelitian ini menggunakan citra satelit yang dikombinasikan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai metode deteksi klorofil-a. Hasil dari pengolahan citra satelit menunjukkan bahwa nilai rata-rata (per bulan) klorofil-a di perairan Aceh berjumlah 2,85 - 14,05 mg/m3, yang diambil dalam kurun waktu dari tahun 2016 - 2021. Daerah perairan yang memiliki kandungan klorofil-a tinggi umumnya terletak di daerah perairan barat Aceh sampai perairan barat selatan Aceh, sedangkan daerah perairan yang mempunyai klorofil-a rendah umumnya terdapat pada daerah yang menjauhi pantai (mengarah ke laut lepas) berjumlah 0,03 – 0,1 mg/m3 dimana nilai rata-rata terendah terjadi saat akhir musim barat bulan Februari. Namun demikian umumnya lokasi potensial daerah penangkapan ikan lebih banyak berada di perairan barat Aceh daripada di perairan utara Aceh, perairan Aceh.&#13;
&#13;
Kata kunci: Klorofil-a, Citra satelit, Sistem Informasi Geografis, Perairan Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHERIES - TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>639.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113022</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-28 14:58:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-28 15:36:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>