<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113016">
 <titleInfo>
  <title>ANALISI EMISI KENDARAAN CO2 AKIBAT PERBEDAAN VEHICLE KILOMETERS TRAVELLED (VKT) PADA MASA PANDEMI COVID-19 DAN NEW NORMAL (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>KAB. ACEH BESAR)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aidil Ambya Zula</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Covid-19 merupakan virus penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona SARS-CoV-2 yang pertama kali muncul pada Desember 2019 di kota Wuhan, China. Di Provinsi Aceh sendiri kasus pertama Covid-19 terjadi pada tanggal 23 Maret 2020, sehingga sangat berdampak pada jarak dan jumlah perjalanan kendaraan khususnya di kota Banda Aceh dan Kab. Aceh Besar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan jarak perjalanan, jumlah perjalanan, emisi CO2 dan variabel apa saja yang berpengaruh terhadap Emisi CO2 pada masa pandemi covid19 dan new normal. Pengambilan data primer menggunakan kuesioner terhadap masyarakat pada 8 (delapan) kecamatan di Kabupaten Aceh Besar, kemudian data tersebut dianalisis dan dilakukan t-test untuk signifikansinya, estimasi emisi CO2 dapat digunakan dengan panduan IPCC (International Panel on Climate Change) 2006. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan Uji Paired T-Test terhadap perbedaan antara jarak perjalanan dan jumlah perjalanan pada saat pandemi covid19 dan saat new normal menyatakan perbedaan yang signifikan. Saat pandemi covid-19 jarak perjalanan dan jumlah perjalanan lebih sedikit daripada saat masa new normal. Emisi CO2 pada saat pandemi covid-19 lebih rendah daripada saat masa new normal, dan dengan menggunakan metode regresi linier berganda variabel yang signifikan mempengaruhi perbedaan Emisi CO2 pada saat pandemi covid-19 dan saat new normal adalah Jenis Kendaraan, Jenis Kelamin, serta Jarak Perjalanan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TRANSPORTATION ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>629.04</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113016</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-28 10:48:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-28 15:57:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>