<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="113007">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DENGAN NONSUICIDAL SELF-INJURY PADA REMAJA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Annisa Az Zahra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Fase remaja penuh berbagai krisis dan tantangan, sehingga menimbulkan banyak masalah. Self-compassion, yaitu sikap welas asih kepada diri sendiri yang dapat menjadi alternatif untuk menghadapi masalah. Individu dengan self-compassion rendah cenderung merasakan stres, depresi, dan kecemasan sehingga akan berdampak pada perilaku yang maladaptif, salah satunya Non-suicidal self injury (NSSI) sebagai strategi koping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self compassion dengan NSSI pada remaja Aceh. Desain penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik sampling incidental, melibatkan 60 remaja Aceh berusia 12-19 tahun. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Skala Welas Diri (SWD) dan Inventory of Statements about Self Injury (ISAS). Hasil analisis uji hipotesis menggunakan Pearson Correlation dengan nilai signifikansi (p) = 0,137 (p&gt;0,05). Hal tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara self compassion dengan NSSI. Hasil penelitian menunjukkan tingkat self- compassion remaja Aceh yang pernah melakukan NSSI berada pada tingkat yang sedang (60%), dan rendah (35%), sedangkan perilaku NSSI mayoritas dilakukan dengan menggunakan lebih dari tiga metode, dan seringkali dilakukan sebagai bentuk regulasi emosi (59,72%) dan hukuman diri (43,60%). Kata Kunci : Remaja, Self-compassion, Non-suicidal self injury</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>113007</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-28 08:24:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-28 08:28:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>