Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR ANTARA SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TEBAK KATA DAN PENDEKATAN KONVENSIONAL DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 9 BANDA ACEH
Pengarang
Siti Raudhiah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0906101040055
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata kunci: hasil belajar, perbandingan, tebak kata, konvensional, jagat raya
Hasil belajar merupakan kemampuan yang dimiliki siswa setelah dia
menerima pengalaman belajarnya. Oleh karena itu, guru harus memilih model
pembelajaran yang sesuai demi terciptanya pembelajaran yang efektif dan
menyenangkan. Penelitian ini membandingkan hasil belajar siswa menggunakan
model pembelajaran tebak kata dan pendekatan konvensional. Model
pembelajaran tebak kata merupakan model pembelajaran untuk meningkatkan
kemampuan siswa dalam melatih berbagai kecakapan berpikir, berbicara di depan
umum tanpa harus terbebani dan susah payah, sehingga dapat menciptakan
hubungan belajar yang lebih fleksibel antara siswa, memecahkan kebekuan antara
siswa dan guru sehingga para guru bisa benar-benar berperan selayaknya teman
belajar. Pendekatan konvensional merupakan suatu pembelajaran yang didominasi
oleh ceramah, dikte, diskusi dan divariasikan dengan tanya jawab. Rumusan
masalah yang dikaji dalam penelitian ini apakah hasil belajar siswa yang diajarkan
dengan model pembelajaran tebak kata lebih baik dibandingkan dengan
menggunakan pendekatan konvensional pada materi jagat raya. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan
model pembelajaran tebak kata lebih baik dibandingkan dengan menggunakan
pendekatan konvensional. Hipotesis penelitian ini adalah hasil belajar geografi
siswa menggunakan model pembelajaran tebak kata lebih baik dibandingkan hasil
belajar siswa mengunakan pendekatan konvensional pada materi yang sama.
Sampel penelitian diambil secara purposive sampling yang berjumlah 46 orang
dengan dua kelas yaitu kelas X.IS.1 sebagai kelas eksperimen dan X.IS.2 sebagai
kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui soal pre-test dan post-test dan
data diolah menggunakan uji-t. Hasil pengolahan data diproleh bahwa thitung
= 4,14
dan ttabel
= 1,68, yang berarti thitung ? ttabel
dengan demikian Ha diterima, artinya
hasil prestasi belajar geografi siswa yang menggunakan model pembelajaran tebak
kata lebih baik dari pada siswa yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan
konvensional.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUICK ON THE DRAW DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TEBAK KATA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI-IS DI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH (Nova Multi Rizkina, 2017)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI SISWA SMAN 5 TAKENGON (LIANA AGUSTINA, 2019)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR ANTARA SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL MEDIA KOMIK DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 1 TAKENGON (DARMAWAN, 2016)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN OBSERVATION LEARNING DENGAN QUANTUM TEACHING DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X IS SMA NEGERI 16 BANDA ACEH (NURMANSYAH PUTRA, 2020)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR ANTARA SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TEBAK KATA DAN PENDEKATAN KONVENSIONAL DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 9 BANDA ACEH (Siti Raudhiah, 2015)