JENIS, FUNGSI, DAN MAKNA METAFOR DALAM PERIBAHASA GAYO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

JENIS, FUNGSI, DAN MAKNA METAFOR DALAM PERIBAHASA GAYO


Pengarang

Watini Simehate - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yusri Yusuf - 195808251986021002 - Dosen Pembimbing I
Denni Iskandar - 196902161994031003 - Dosen Pembimbing II
Subhayni - 197911262006041004 - Penguji
Herman R - 198304202015041002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1906102010002

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Simehate,Watini. (2023). Jenis, Fungsi, dan Makna Metafora dalam Peribahasa Gayo

Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan jenis metafora dalam peribahasa
Gayo; (2) mendeskripsikan makna metafora dalam peribahasa Gayo; dan (3)
mendeskripsikan fungsi metafora dalam peribahasa Gayo. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif analitis. Sumber
data penelitian ini diperoleh dari buku kumpulan peribahasa Gayo yang ditulis oleh
A.Sj. Coubat yang diterbitkan pada tahun 1986. Datanya berupa kata, frasa, klausa
atau kalimat. Pengumpulan data menggunakan teknik pustaka atau dokumentasi dan
teknik wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
teknik analisis data kualitatif model Miles dan Huberman dan menggunakan teknik
analisis hermeneutik Schleiermacher. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat
jenis metafora dalam peribahasa Gayo yaitu: (1) metafora antropomorfik sebanyak 5
data yang meliputi benda mati; (2) metafora kehewanan sebanyak 27 data yang
meliputi kerbau, ayam, ikan,burung, serangga, sapi, musang, monyet, gajah dan
harimau ; (3) metafora abstrak ke konkret sebanyak 14 data meliputi tumbuhan,
benda dan hewan dan; (4) metafora sinestesia sebanyak 1 data meliputi pengalihan
indra rasa ke pengalaman yang lain. Empat jenis metafora tersebut memiliki berbagai
macam makna dan memiliki fungsi sebagai sindiran, larangan, nasihat dan anjuran.
Penggunaan metafora yang paling dominan ditemukan adalah metafora kehewanan
karena memiliki makna dan filosofi yang cocok dengan maksud dan juga sasarannya
dan juga dalam metafora hewan tersebut melahirkan makna yang sesuai dengan apa
yang diinginkan. Metafora ini digunakan untuk menunjukan sifat, perbuatan, dan
karakternya seseorang dalam kehidupan masyarakat yang ditandai dengan benda,
hewan, dan tumbuhan.

Kata kunci: Metafora, Peribahasa, Bahasa Gayo.

Citation



    SERVICES DESK