FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KELUARGA DALAM UPAYA MENCEGAH DEMAM BERDARAH DENGUE DI GAMPONG NEUSU ACEH KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KELUARGA DALAM UPAYA MENCEGAH DEMAM BERDARAH DENGUE DI GAMPONG NEUSU ACEH KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Fadhlul Adly - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0507101060003

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2008

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.918 52

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Demam berdarah dengue merupakan salah satu masalah kesehatan di indonesia yang disebabkan oleh virus dengue sejenis virus yang tergolong arbovirus dan masuk kedalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk aedes aegypti (betina). Masalah kesehatan yang tergolong wabah ini perlu dicegah secara efektif dengan mengantisipasi perkembangbiakan nyamuk pembawa virus penyakit melalui prilaku mempenahankan lingkungan hidup yang bersih dan sehat karena dampaknya yang mengancam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku keluarga terhadap upaya mencegah penyebaran demam berdarah dengue di Gampong Neusu Aceh Kota Banda Aceh. Desain penelitian ini dengan metoda deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan teknik pengumpulan data simple random sampling. PengumpuJan data dilakukan dari tanggal 13 s/d 27 Februari 2008 terhadap 88 responden kepala keluarga di Gampong Neusu Aceh KOla Banda Aceh. Alat pengumpul data berupa angket yang terdiri atas 3 bagian, yaitu: bagian A merupakan data demografi, bagian 8 merupakan pernyataan variabel independen dan bagian C merupakan pernyataan untuk variabel dependen. Berdasarkan hasil analisa data secara univariat menunjukkan sebagian besar kepala keluarga berumur 18-45 tahun (60,23%), tingkat pendidikan sedang (51,14%), pendapatan keluarga sedang (39,77%), persepsi kepala keluarga terhadap upaya pencegahan demam berdarah sedang (55,68%). spiritual kepala keluarga terhadap upaya pencegahan demam berdarah sedang (54,54%) dan pengalaman kepala keluarga terhadap upaya pencegahan demam berdarah sedang (61,36%). Sedangkan hasil analisa bivariat menunjukkan terdapat hubungan upaya pencegahan demam berdarah dengue dengan umur (p-value 0.040), spiritual (p-value 0,026). pengaJaman (p-value 0,000) dan pendapatan (p-value 0,023) namun tidak terdapat hubungan dengan persepsi (p-value 0,153) dan tingkat pendidikan (p-value 0,754). Penulis menyarankan agar Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan Puskesmas di wilayah kerja Gampong Neusu Aceh meningkatlcan penyuluhan tentang pencegahan demam berdarah kepada keluarga dengan umur matang, melakukan pendekatan spiritual, melibatkan keluarga yang telah berpengalarnan terhadap demam berdarah dan membantu keluarga dengan sosial ekonomi rendah untuk. mewujudkan upaya tersebut.

Kata kunci : Faktor-faktor perilaku keluarga. demam berdarah dengue.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK