GAMBARAN KEMAMPUAN RESILIENSI PENGGUNA NAPZA DI PANTI REHABILITASI RUMOH GEUTANYOE DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI ACEHRNDI BANDA ACEH TAHUN 2013 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN KEMAMPUAN RESILIENSI PENGGUNA NAPZA DI PANTI REHABILITASI RUMOH GEUTANYOE DAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI ACEHRNDI BANDA ACEH TAHUN 2013


Pengarang

Wisdawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101190009

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Salah satu cara untuk memulihkan pengguna NAPZA adalah dengan terapi. Pengguna NAPZA harus berjuang keras untuk tetap bisa bertahan tidak menggunakan NAPZA ditengah-tengah banyaknya godaan yang memicu mereka Relapse. Kemampuan seseorang untuk tetap bisa berdiri teguh ditengah-tengah kesulitan yang dihadapinya ini disebut dengan resiliensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kemampuan resiliensi pengguna NAPZA di panti rehabilitasi Rumoh Geutanyoe dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh di Banda Aceh tahun 2013. Jenis penelitian deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna NAPZA yang dirawat di panti rehabilitasi Rumoh Geutanyoe dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh, pengambilan sampel dengan metode non-probability sampling dan menggunakan teknik kuota sampling yaitu 34 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang berisikan 46 pemyataan. Secara umum, hasil penelitian gambaran kemampuan resiliensi pengguna NAPZA di panti rehabilitasi Rumoh Geutanyoe dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh di Banda Aceh tahun 2013 berada pada kategori mampu yaitu 20 orang (58,8%), regulasi emosi 21 orang (61,8%), pengendalian impuls 22 orang (64,7%), optimisme 23 orang (67,6%), empati 26 orang (76,5%), causal analysis 21 orang (61,8%), efikasi diri 26 orang (76,5%), dan reaching out 24 orang (70,6%). Kepada tempat rehabilitasi, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan resiliensi dalam diri seseorang pengguna NAPZA dengan cara meningkatkan kemampuan menghibur diri, selalu berpikir positif dengan membaca buku-buku yang dapat memotivasi diri, dan kemampuan mengungkapkan permasalahan secara asertif dengan membina hubungan sosial dan komunikasi yang baik dengan sesama.

Kata Kunci : Resiliensi, regulasi emosi, pengendalian impuls, optimisme, empati, causal analysis, efikasi diri, reaching out dan NAPZA.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK