STRATEGI ADAPTASI DISFUNGSIONAL KELUARGA MENGHADAPI MASALAH GANGGUAN JIWA PADA ANGGOTA KELUARGA YANG BEROBAT DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM TAHUN 2008 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRATEGI ADAPTASI DISFUNGSIONAL KELUARGA MENGHADAPI MASALAH GANGGUAN JIWA PADA ANGGOTA KELUARGA YANG BEROBAT DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM TAHUN 2008


Pengarang

Devia Masyani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0207101020027

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Adaptasi disfungsional merupakan suatu proses penyesuaian terhadap perubahan yang memiliki efek merusak terhadap anggota keluarga. Strategi adaptif keluarga disfungsional digunakan oleh keluarga untuk mengurangi stres dan ketegangan dalam keluarga. Adaptasi disfungsional meliputi kekerasan keluarga berupa penyiksaan pasangan, penyiksaan anak, penyiksaan lansia dan penyiksaan orang tua, serta mengkambinghitamkan dan penggunaan ancaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan strategi adaptasi disfungsional keluarga menghadapi masalah gangguan jiwa pada anggota keluarga yang berobat di poliklinik Rumah Sakit Jiwa Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Desain penelitian yang digunakan adalah deskripuif. Sampel dalam penelitian ini
berjumlah 48 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan
kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dan data dianalisa secara manual dengan menggunakan kategori skala ordinal yang disajikan dalam bentuk
tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian diperoleh gambaran umur responden >
35 tahun sebanyak 29 orang (60,4%), jenis kelamin responden sebagian besar
laki-laki sebanyak 26 orang (54,2%), dan pendidikan terakhir responden SMU/Sederajat sebanyak 20 orang (41,7%). Kekerasan keluarga; penyiksaan pasangan pada kategori maladapuif (52,1%), penyiksaan anak pada kategori maladaptif (58,3%), penyiksaan lansia pada kategori adaptif (70,8%), penyiksaan orang tua pada kategori adaptif (75%), kekerasan keluarga pada kategori adaptif (58.3%). penggunaan mengkambinghitamkan pada kategori adaptif (64,6%).dan penggunaan ancaman pada kategori adaptif (68,8%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi adaptasi disfungsional keluarga menghadapi masalah gangguan jiwa pada anggota keluarga yang berobat di poliklinik Rurnah Sakit Jiwa Prov. NAD Tahun 2008 berada pada kategori adaptif (77,1%) Da.lam penehitian imi penulis mengharapkan keluarga dapat beradaptasi dengan baik terhadap masalah gangguan jiwa yang timbul dalam keluarganya sehingga dapat menurunkan jumlah gangguan jiwa dalam masyarakat.



Kata Kunci : Strategi adaptasi disfungsional. Gangguan jiwa, anggota keluarga

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK