<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112850">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN METODE ARIMAX DALAM MERAMALKAN JUMLAH UANG BEREDAR DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI RAWIYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Statistika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jumlah uang beredar merupakan indikator penentu dari laju kegiatan ekonomi dan sumber perubahan ekonomi lainnya. Perubahan peningkatan jumlah uang beredar memiliki sejumlah implikasi pada variabel makroekonomi terutama inflasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap jumlah uang beredar di Indonesia secara signifikan, serta melihat perkembangan jumlah uang beredar satu tahun mendatang melalui peramalan menggunakan analisis time series multivariat dengan metode Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous (ARIMAX). Model ARIMAX merupakan pengembangan dari model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dengan menambahkan variabel eksogen ke dalam model. Variabel eksogen yang digunakan sebagai faktor yang dianggap memengaruhi perubahan jumlah uang beredar adalah Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Indeks Harga Konsumen (IHK), BI rate, dan kurs USD. Hasil analisis menggunakan periode data tahun 2006-2021, diperoleh model terbaik yang layak digunakan untuk meramalkan jumlah uang beredar adalah model ARIMAX (7,1,8), dengan variabel eksogen yang signifikan di dalam model berupa variabel SBI, IHK, dan kurs USD. Hasil analisis menggunakan periode data tahun 2006-2019, diperoleh model terbaik yang layak digunakan untuk meramalkan jumlah uang beredar adalah ARIMAX (6,1,6), dengan variabel eksogen yang signifikan di dalam model berupa variabel kurs USD. Hasil analisis menggunakan periode data tahun 2020-2021, diperoleh model terbaik yang layak digunakan untuk meramalkan jumlah uang beredar adalah ARIMAX (1,2,1) dengan variabel eksogen yang signifikan di dalam model berupa variabel kurs USD. Model ARIMAX terbaik dalam meramalkan jumlah uang beredar di Indonesia periode Januari sampai Desember 2022 adalah model ARIMAX (1,2,1), dilihat dari perbandingan nilai MAPE model setiap periode data.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Jumlah uang beredar, model ARIMAX, variabel eksogen, peramalan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112850</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-19 10:42:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-20 08:59:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>