FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESPON NYERI DENGAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST OPERASI MAYOR 24-48 JAM DI RUANG JEUMPA I, II, DAN III RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RESPON NYERI DENGAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST OPERASI MAYOR 24-48 JAM DI RUANG JEUMPA I, II, DAN III RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011


Pengarang

Darra Zouhara - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0607101020042

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2011

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Nyeri post operasi mayor akan dirasakan 24-48 jam saat pasien sadar dari anestesi umum. Respon seseorang terhadap nyeri dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu, ansietas, budaya, usia, serta efek placebo. Falctor-faktor ini dapat meningkatkan atau menurunkan persepsi nyeri pasien, meningkat atau menurunnya toleransi terhadap nyeri dan pengaruh sikap respon terhadap nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi respon nyeri pada pasien post operasi mayor 24-48 jam di Ruang Jeumpa I, II, dan I Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2011. Desain penelitian yang digunakan deskriptive corelative dengan pendekatan cross sectional study, cara pengambilan sampel non probality sampling berdasarkan tekhnik proportional sampling, alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan pada 97 orang responden pada tanggal 11 Juli sampai dengan 11 Agustus 2011 di ruang Jeumpa I, II dan III RSUDZA Banda Aceh. Data diolah melalui proses editing, coding, transfering dan tabulating, kemudian dilakukan analisa univariat menggunakan rumus nilai rata-rata (x2), standar deviasi (SD) dan persentase (%). Selanjutnya dilakukan analisa bivariat dengan mengunakan uji statistik chi-square test (x) dengan tabel kontigensi 3x 2
pada tingkat kemaknaan (o) = 5% dan derajat kebebasan (d) 2, melalui uji statistik
didapatkan nilai p-value 0,000 < 0,05. sehingga hipotesa nol (Ho) ditolak yang berarti terdapat hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi nyeri dengan respon nyeri pada pasien post operasi mayor 24-48 jam di ruang Jeumpa I, II dan I RSUDZA Banda Aceh tahun 2011. Secara khusus, didapatkan ada hubungan faktor pengalaman masa lalu dengan respon nyeri dengan p-value 0,042 < 0,05, ada hubungan faktor ansietas dengan respon nyeri dengan p-value 0,00l < 0,05, ada hubungan faktor budaya dengan respon nyeri dengan p-value 0,019 < 0,05 dan tidak ada hubungan usia dengan respon nyeri dengan p-value 0,080 > 0,05. Kesimpulan hasil penelitian didapatkan bahwa setiap pasien post operasi merasakan nyeri dan menimbulkan respon nyeri yang berbeda, maka peneliti menyarankan kepada perawat agar dapat mengindentifikasi faktor-faktor yang
mempengaruhi nyeri sehingga dapat memudahkan dalam memberikan intervensi yang
sesuai dan tepat.

Kata Kunci : Nyeri Post Operasi, Respon Nyeri

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK