<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112829">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  EPILEPSI  TERHADAP DEFISIT MEMORI  PADA PASIEN  EPILEPSI  ANAK  DI RSUD DR. ZAINOEL  ABIDIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Inong Indira Meutia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Defisit   memori   dan  gangguan   perilaku   merupakan    masalah   yang   paling sering   terjadi   pada pasien  epilepsi  anak.  Hal  ini  terjadi  akibat   adanya   gabungan   beberapa      faktor   kompleks      yang     berhubungan      dengan      aktivitas      kejang, pengobatan,   psikososial,  eriologi,  genetik,  efek  dari penggunaan   obat  anti  epilepsi dan  penyakit   yang  masih  terus  terjadi.   Penelitian   ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh  onset,  lama serangan,  frekuensi  serangan,  jenis  serangan.   kesadaran  saat bangkitan,   lama  penggunaan   obat  dan  etiologi   epilepsi  terhadap  terjadinya   defisit memori  pada penderita   epilepsi  anak.  Penelitian   ini menggunakan    metode  analitilc observasional     dengan pendekatan     cross  sectional  survey   menggunakan     data primer    berupa    kuesioner    dan   instrumen  yang   dirancang    peneliti  berdasarkan definisi   operasional.    Penelitian   ini dimulai   pada  tanggal  26   Oktober   2011  sampai dengan    15 Januari   2012   di  Poliklinik   Anak   RSUD   dr.  Zainoel   Abidin   Banda Aceh.   Hasil  penelitian   menunjukkan  bahwa terjadinya   defisit   memori   dijumpai   pada  43%  responden.    Dari analisa   bivariat   didapatkan   pengaruh   dengan   tingkat keeratan   rendah antara onset   epilepsi   pada umur kurang   dati  3  tahun terhadap terjadinya    defisit   memori   dan  memiliki   resiko 6 kali  lebih besar  daripada   anak dengan   onset  4  -   12   tahun  dengan   RR  6,1 (C  0,382).   pengaruh   dengan   tingkat keeratan    sedang    antara   frekuensi    serangan    lebih  dati   3  kali  dalam    sebulan terhadap   terjadinya   defisit  memori  dengan   RR  16.8 (C  0,509),   pengaruh   dengan tingkat   keeratan   rendah  antara   lama serangan   yang  lebih  dari  10 menit  terhadap terjadinya    defisit   memori   dan   dengan   lama   serangan   yang   kurang   atau   sama dengan   10 menit  dengan  RR  5,4  (C 0,356).  Namun   terhadap   faktor  dari epilepsi lainnya   antara   lain jenis   serangan,    kesadaran    saat  serangan,   etiologi   dan   lama   penggunaan   OAE  tidak  memiliki  pengaruh  bermakna   secara  statistik.&#13;
&#13;
 Kata Kunci   :   epilepsi,  defisit  memori,  onset,  durasi,  frekuensi.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112829</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-18 11:11:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-18 11:11:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>