<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112825">
 <titleInfo>
  <title>DUKUNGAN KELUARGA  PADA PENDERITA  SKIZOFRENIA  DI  RUMAH  SAKIT  JIWA  BANDA  ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Vinda Julia Asrika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian    ini   bertujuan    untuk  rnelihat  bagaimana    dukungan    keluarga  pada penderita  skizofrenia   di rumah  sakit jiwa  Banda  Aceh.  Skizofrenia   merupakan  gangguan yang  tidak dapat dipulihkan   atau kembali  menjadi  normal  seperti orang  biasanya, karena skizofrenia    mengalami     gangguan  fungsi   otak  yang  timbul   akibat ketidakseimbangan pada  dopamine   sehingga   penderitanya   tidak  bisa kembali   mcnjodi  pribadi yang  normal. Oleh     karena    itu,   dibutuhkannya      dukungan    keluarga   untuk   membantu     proses penyembuhan,   mencegah   kekambuhan,   membantu   pasien  bersosialisasi   kembali  dengan lingkungan.&#13;
            Penelitian    ini   menggunakan     metode    kualitatif  yang   bersifat    fenomenologis, penelitian   ini  dilaksanakan    melalui   observasi   dan  wawancara,   karena   dipandang   lebih sesuai  untuk  mengkaji  dukungan   keluarga  secara  mendalam,  partisipan   dalarn  penelitian ini adalah  tiga orang  keluarga  dari  pasien  skizofrenia.&#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan   bahwa  dukungan    yang  diberikan    oleh   keluarga berbeda-beda,    Pada  pasien   yang   telah   mengalami     skizofrenia   selama    45  tahun. dukungan    yang   diberikan    keluarga  berupa  dukungan    informasi,  dukungan    nyata, dan   dukungan     pengharapan.      Lain   halnya    dengan    pasien    yang   baru mengalami skizofrenia selama    3 bulan, keluarga    memberikan     dukungan    yang   penuh  berupa dukungan      emosional,       dukungan      informasi.      dukungan      nyata     dan  dukungan pengharapan.   Pada  pasien   yang   mengalami     skizofrenia   selama    10 tahun,  hanya mendapat    dukungan     nyata   dan   dukungan pengharapan     dari  keluarganya.      Hal ini dikarenakan    oleh   lamanya sakit  pasien  sehingga  mempengaruhi    dukungan    yang  diberikan keluarga,    Selain   itu,   masalah    psikologis   seperti    beban emosional    juga  mempengaruhi    dukungan    yang  diberikan    keluarga    kepada   pasien.&#13;
&#13;
Keywords     :    Dukungan  keluarga,  skizofrenia&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112825</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-18 10:51:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-18 10:51:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>