<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112815">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEEFEKTIFAN KALIMAT DALAM MAJALAH WARTA USK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Feti Mulia Sukma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP - Pendidikan Bahasa  Indonesia</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian analisis keefektifan kalimat dalam majalah Warta USK ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kalimat tidak efektif yang terdapat di dalam majalah Warta USK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini berupa kalimat yang ditemukan di dalam majalah Warta USK dengan menggunakan beberapa langkah, yaitu (a) pengumpulan data, (b) analisis data, dan (c) penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi dan teknik observasi. Peneliti memfokuskan analisis keefektifan kalimat pada empat aspek, yaitu (1) aspek kelengkapan unsur berdasarkan ciri subjek didahului oleh preposisi, kalimat majemuk yang dipenggal, penghilangan konjungsi pada anak kalimat, konjungsi korelatif tidak serasi, penghilangan preposisi, dan kalimat yang tidak memiliki unsur lengkap, (2) aspek kesejajaran, (3) aspek kehematan berdasarkan ciri penghilangan subjek ganda, pemakaian superordinate pada hiponimi kata, bentuk sinonim, dan penggunaan konjungsi berlebihan, (4) aspek kelogisan berdasarkan ciri penggunaan kata tanya dalam kalimat pernyataan dan kalimat multitafsir. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa masih terdapat kalimat tidak efektif di dalam majalah warta USK. Kalimat tidak efektif yang paling banyak ditemukan berdasarkan aspek kelengkapan unsur dan yang paling sedikit adalah aspek kesejajaran. Adapun simpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah ketidakefektifan kalimat karena aspek kelengkapan unsur menjadi data yang paling banyak ditemukan dengan data berjumlah 55 kalimat kemudian disusul oleh aspek kesejajaran sejumlah 6 kalimat, aspek kehematan 11 kalimat, dan aspek kelogisan sebanyak 11 kalimat. &#13;
	&#13;
Kata kunci: kalimat, keefektifan kalimat, majalah Warta USK &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112815</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-17 23:35:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-18 08:12:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>