MANAJEMEN PENANGANAN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) PADA ANJING RAS GERMAN SHEPHERD DI DIREKTORAT POLISI SATWA KELAPA DUA DEPOK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

MANAJEMEN PENANGANAN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) PADA ANJING RAS GERMAN SHEPHERD DI DIREKTORAT POLISI SATWA KELAPA DUA DEPOK


Pengarang

MARDA YELI ANGGI PUTRI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Amiruddin - 196508171993031005 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2002001010019

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Kesehatan Hewan (D3) / PDDIKTI : 54461

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan - Kesehatan Hewan., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Chronic Kidney Disease (CKD) atau penyakit ginjal kronis merupakan
gangguan fungsi renal yang progresif dan ireversibel dimana tubuh gagal untuk
mempertahankan proses metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit,
sehingga menyebabkan uremia. Tujuan dilakukannya penulisan ini adalah untuk
mengetahui tentang patogenesis, tanda klinis, diagnosis, dan penanganan dari
Chronic Kidney Disease (CKD). Pemeriksaan hematologi menunjukkan anjing
Gina mengalami anemia. Pada pemeriksaan kimia darah terjadi peningkatan kadar
Blood Urea Nitrogen dan kreatinin yang mengindikasikan anjing mengalami
azotemia akibat kerusakan pada ginjal. Azotemia merupakan penumpukan atau
akumulasi produk tidak terpakai dalam tubuh, hal ini yang dapat mengakibatkan
keadaan toksik. Anjing Gina yang menunjukkan gejala klinis azotemia dimana
ditemukan ulserasi pada mukosa mulut dan mulut berbau ureum serta gejala mual
dan tidak nafsu makan yang mana dibuktikan juga pada hasil kimia darah yang
menunjukkan kadar BUN anjing Gina sangat tinggi. Terapi yang dilakukan pada
anjing Gina adalah Azodyl, Ipakitine, Doxycycline, Fufang, Sari Kurma,
Dicynone, dan pemberian pakan renal. Setelah dirawat 8 hari anjing Gina
menunjukkan kondisi yang lebih baik, yaitu meningkatnya nafsu makan, anjing
Gina mulai responsif dan tidak ada diare. Pada hari ke-14 dilakukan beberapa
parameter pengujian kimia darah meliputi pemeriksaan kadar BUN dan kreatinin
mengalami penurunan yang signifikan walaupun sedikit masih di atas rentang
normal

Chronic Kidney Disease (CKD) or chronic kidney disease is a progressive and irreversible kidney function disorder in which the body fails to maintain metabolic processes and fluid and electrolyte balance, causing uremia. This writing aims to determine the pathogenesis, clinical symptoms, diagnosis, and treatment of Chronic Kidney Disease (CKD). Hematological examination showed that Gina's dog was anemic. On blood chemistry examination, there was an increase in Blood Urea Nitrogen and creatinine levels which indicated that the dog had azotemia due to kidney damage. Azotemia is the accumulation or accumulation of unused products in the body, this can cause toxic conditions. Gina's dog showed clinical symptoms of azotemia where ulceration was found on the oral mucosa and mouth smelling of urea as well as symptoms of nausea and loss of appetite which was also proven by blood chemistry results which showed very high BUN levels for Gina's dog. The therapies carried out on Gina's dog were Azodyl, Ipakitine, Doxycycline, Fufang, Sari Kurma, Dicynone, and renal feeding. After being treated for 8 days, Gina's dog showed a better condition, namely increased appetite, Gina's dog began to be responsive and there was no diarrhea. On the 14th day, several parameters of blood chemistry testing were carried out including examination of BUN and creatinine levels, which decreased significantly, although they were still slightly above the normal range

Citation



    SERVICES DESK