PENGAMATAN SINKRONISASI BERAHI PADA KAMBING (CAPRA AEGAGRUS HICRUS) DI PT. PESONA SATWA FARM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

PENGAMATAN SINKRONISASI BERAHI PADA KAMBING (CAPRA AEGAGRUS HICRUS) DI PT. PESONA SATWA FARM


Pengarang

Maya Sepiana Ryuma - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Juli Melia - 197701112008122002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2002001010008

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Kesehatan Hewan (D3) / PDDIKTI : 54461

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sinkronisasi merupakan suatu upaya memanipulasi berahi sehingga ternak
berahi dalam waktu hampir bersamaan. Salah satunya dengan cara menggunakan
spons vagina. Tujuan dari kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini adalah untuk
mengetahui proses pelaksanaan sinkronisasi berahi pada kambing menggunakan
spons vagina. Tiga ekor kambing betina dengan kisaran umur 1,5 tahun dan dalam
keadaan tidak bunting digunakan untuk kegiatan sinkronisasi saat ini. Prosedur
kerjanya yaitu proses sterilisasi pada area vula, proses pemasangan spons vagina ke
dalam vagina, setelah 14 hari dilakukan pencabutan spons vagina. Hasilnya adalah
100% semua kambing mengalami gejala berahi dengan variasi waktu 1-2 hari. Dua
ekor kambing memperlihatkan gejala berahi setelah 1 hari pencabutan spons vagina,
1 ekor kambing memperlihatkan gejala berahi 2 hari setelahnya. Gejala berahi yang
teramati adalah vulva yang berlendir, merah dan membengkak. Kesimpulannya
adalah dari 3 ekor kambing yang dilakukan sinkronisasi berahi menggunakan spons
vagina 100% mengalami estrus.

Kata kunci : Berahi, kambing, sinkronisasi estrus, spons vagina

Synchronization is an attempt to manipulate heat so that livestock come into heat at almost the same time. One of them is by using a vaginal sponge. The purpose of this Field Work Practice (PKL) activity is to find out the process of implementing estrous synchronization in goats using a vaginal sponge. Three female goats aged 1.5 years and not pregnant were used for the current synchronization activity. The working procedure is the sterilization process in the vula area, the process of inserting the vaginal sponge into the vagina, after 14 days the vaginal sponge is removed. The result is that 100% of all goats experience symptoms of heat with a variation of 1-2 days. Two goats showed symptoms of heat after 1 day of vaginal sponge removal, 1 goat showed symptoms of heat 2 days later. The observed symptoms of estrus are the vulva which is slimy, red and swollen. The conclusion is that 100% of 3 goats that were synchronized with vaginal sponge experienced estrus. Keywords: Estrus, goat, estrous synchronization, vaginal sponge.

Citation



    SERVICES DESK