<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112618">
 <titleInfo>
  <title>PENYEMBUHAN ULKUS DIABETIKUM MENGGUNAKAN KRIM EKSTRAK DAUN KERSEN (MUTINGIA CALLABURA L) 15% PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ayu Lestari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Ulkus diabetik merupakan salah satu bentuk dari komplikasi kronis diabetes melitus berupa luka pada permukaan kulit dan kematian jaringan setempat. Ekstrak daun kersen memiliki potensi sebagai obat herbal karena mengandung antioksidan yang tinggi mampu mengobati  diabetes. Tujuan penelitian ini untuk mengamati penyembuhan ulkus diabetikum pada tikus putih (Rattus noevergicus) dengan memberikan krim ekstrak etanol daun kersen 15%. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Tikus jantan berjumlah 27 ekor dibagi menjadi 3 kelompok. Semua kelompok perlakuan diinduksi dengan Streptozotocin, kemudian dibuat sayatan pada kulit. Kelompok ke-1 tidak diberikan perlakuan, kelompok ke-2 diberikan krim silversulfiadiazine, kelompok ke-3 diberikan krim ekstrak etanol kersen 15%. Pengamatan dilakukan pada hari ke-3, 7 dan 14 meliputi penebalan jaringan epitel, jumlah kelenjar sebasea, kelenjar keringat dan folikel rambut. Hasil penelitan menunjukan  ketebal epitel hari ke-3 K1, K2 dan K3 yaitu 0,04. Hari ke-7 yaitu 0,06., 0,06., 0,09. Hari ke 14 yaitu 0,09., 9,06., 0,6. Jumlah kelenjar keringat K1, K2, K3 hari ke-3: 2,67., 3,67., 6,3. Hari 7 yaitu 1,33., 1,00., 8,33. Hari ke 14 yaitu 2,00., 2,67., 9,33. Jumlah kelenjar sebasea K1, K2, K3 hari ke-3 7,67., 7,00., 12,00. Hari ke 7 yaitu 7,33., 9,00., 11, 33. Hari ke 14 yaitu 5,33., 16,33., 21,67 dan jumlah folikel rambut pada hari 3 yaitu 6,00., 9,67., 11,33. Hari ke 7 yaitu 8,33., 12,00., 17,33. Hari ke 14 9,00., 20,67., 23,67. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan pada kelompok kelenjar sebasea dan jumlah folikel rambut pada hari ke 14 dengan menggunakan krim ekstrak daun kersen 15% dibandingkan kelompok ketebalan epitel dan kelenjar keringat. Kesimpulan penelitian bahwa penggunaan  krim ekstrak kersen 15% dapat mempercepat penyembuhan ulkus diabetikum.&#13;
&#13;
Kata kunci: Ulkus Diabetikum, Krim Kersen 15%, Penyembuhan luka.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112618</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-10 11:19:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-10 11:54:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>