<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112615">
 <titleInfo>
  <title>KEMAMPUAN  KELUARGA  MERAWAT ANGGOTA  KELUARGA  DENGAN GANGGUAN  PERSEPSI  SENSORI;  HALUSINASI    SETELAH  MENDAPAT  KUNJUNGAN   PERAWAT  KESEHATAN JIWA  MASYARAKAT  DI  KECAMATAN  KUTA  BARO  ACEH   BESAR   TAHUN   2008</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muthmainnah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah  satu  tugas  keluarga  dibidang  kesehatan  adalah  memelihara  kesehatan anggota keluarganya dan  memberi perawatan serta dukungan  kepada anggota keluarga yang sakit secara fisik maupun mental. Salah satu kondisi mental yang terganggu adalah gangguan  persepsi  sensori;    halusinasi.  Dalam  hal  ini  keluarga  sangat  menentukan apakah  pasien  akan  kambuh  atau   tetap  sehat.  Jika  keluarga  tidak  mampu  merawat pasien, pasien akan kambuh bahkan  untuk memulihkannya  lagi akan  sangat sulit,  Untuk itu perawat  kesehatan jiwa  masyarakat  harus melatih  keluarga  agar mampu  merawat pasien  gangguan  jiwa   di  rumah.  Tujuan  penelitian   ini  adalah   untuk  mengetahui gambaran  tingkat  kemampuan  keluarga  merawat  anggota    keluarga   dengan  gangguan persepsi   sensori;   halusinasi   setelah   mendapat   kunjungan   perawat   kesehatan  jiwa masyarakat   dikecamatan   Kuta   Baro  Aceh   Besar.  Desain   penelitian   Deskriptif eksploratif    Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan  rumus Slovin yaitu sebanyak 35 keluarga. Pengumpulan data dilakukan  dan tanggal 23 Juni -  7 Juli  2008 di kecamatan Kuta Baro Aceh Besar. Alat pengumpulan data berupa lembar wawancara dan lembar observasi yang terdiri dari  13 item pernyataan.  Data dianalisis secara manual dengan menggunakan range penilaian universitas Syiah Kuala. Dan hasil penelitian ini diperoleh bahwa kemampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan gangguan  persepsi sensori;  halusinasi  setelah mendapat  kunjungan  perawat kesehatan jiwa  masyarakat di Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar adalah tinggi yaitu sebanyak  18 keluarga atau 52%.&#13;
&#13;
Kata Kunci    :  Kemampuan, Keluarga, Halusinasi. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112615</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-10 11:04:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-10 11:04:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>