<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112614">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KECOMBRANG (ETLINGERA ELATIOR) SEBAGAI REPELLENT TERHADAP LALAT RUMAH (MUSCA DOMESTICA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nindya N A Rumapea</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daun kecombrang mengandung banyak senyawa metabolit sekunder diantaranya&#13;
flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin yang dapat berperan sebagai insektisida nabati. Insektisida&#13;
nabati dapat berfungsi sebagai penolak untuk mengendalikan lalat rumah yang berperan sebagai&#13;
vektor penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun kecombrang&#13;
sebagai repellent terhadap lalat rumah. Penelitian dilaksanakan dari bulan Desember 2022 sampai&#13;
dengan Februari 2023. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 7 perlakuan yang&#13;
terdiri dari beberapa konsentrasi ekstrak daun kecombrang yaitu 10%, 15%, 20%, 30% dan 50%&#13;
serta kontrol positif menggunakan sipermetrin dan kontrol negatif menggunakan larutan CMC 1%.&#13;
Pengulangan dilakukan sebanyak 3 kali dengan waktu pengamatan setiap 15 menit selama 60 menit.&#13;
Pengujian ini dilakukan di kandang uji dengan menggunakan 15 ekor lalat untuk setiap perlakuan,&#13;
total lalat rumah yang digunakan sebanyak 315 ekor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ratarata daya tolak ekstrak daun kecombrang efektif pada 15 menit pertama di konsentrasi tertinggi&#13;
50% dengan persentase daya tolak 91%, dan pengamatan di menit ke 60 daya tolak ekstrak daun&#13;
kecombrang mengalami penurunan disetiap konsentrasi. Hasil uji ANOVA menunjukkan adanya&#13;
pengaruh nyata antara ekstrak daun kecombrang terhadap lalat rumah (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112614</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-10 11:01:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-10 11:09:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>