<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112595">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONSENTRASI PATI SINGKONG (MANIHOT ESCULENTA) PADA EDIBLE COATING GEL LIDAH BUAYA (ALOEVERA) DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RILWAN HAFIS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Mentimun (Cucumis sativus L) ialah salah satu tanaman dengan famili Cucurbitaceae (tanaman labu-labuan), mentimun banyak diminati oleh semua kalangan masyarakat. Dalam menjaga mutu mentimun setelah panen, penting untuk memperhatikan penanganan pasca panen agar mentimun tetap berkualitas ketika sampai di tangan konsumen. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam penanganan pasca panen mentimun adalah dengan menggunakan pelapisan (coating). Pelapisan ini bertujuan untuk melindungi mentimun dari proses respirasi yang dapat merusak kualitasnya. Dengan melapisi kulit luar mentimun menggunakan lilin, respirasi dapat dikendalikan sehingga menghambat perubahan warna, menurunkan laju respirasi, serta meningkatkan penampilan kulit mentimun untuk menarik minat konsumen. Selain itu, pelapisan juga dapat memperpanjang umur simpan mentimun dan menjaga kesegarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penambahan pati singkong pada edible coating gel lidah buaya terhadap kualitas mentimun dan pengaruh suhu penyimpanan terhadap kualitas mentimun. Percobaan ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh pada bulan April 2022 sampai Juni 2022. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 5 x 2 dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 10 kombinasi perlakuan 30 unit percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 3 sampel mentimun. Terdapat dua faktor yang diteliti yaitu: Faktor pertama dalah penambahan pati singkong pada gel lidah buaya yang terdiri dari 5 taraf dan Faktor kedua yaitu perbedaan penyimpanan suhu yang terdiri dari 2 taraf. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa penambahan pati singkong pada edible coating gel lidah buaya berpengaruh tidak nyata terhadap susut bobot, kadar air, kadar vitamin C. Hasil penelitian suhu penyimpanan menunjukkan pengaruh nyata terhadap kadar air hari ke 7, serta pengaruh tidak nyata pada susut bobot hari ke 7 dan kadar vitamin C hari ke 7.&#13;
Kata Kunci: Ekstrak lidah buaya, mentimun, pati singkong, pelapisan, suhu&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112595</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-10 03:25:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-10 09:01:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>