PERANCANGAN MESIN PEMBUAT KAWAT BRONJONG DENGAN MEMANFAATKAN DINAMO WEEPER MOBIL 12 VOLT DC | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

PERANCANGAN MESIN PEMBUAT KAWAT BRONJONG DENGAN MEMANFAATKAN DINAMO WEEPER MOBIL 12 VOLT DC


Pengarang

Azwir - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Kurnia Lahna - 196102011997021001 - Dosen Pembimbing I
Elin Yusibani - 197903232006042002 - Dosen Pembimbing II
Muhammad Isa - 197404202006041002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1908002020006

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Teknik Elektronika (D3) / PDDIKTI : 20401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA - Teknik Elektronika (D3)., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perkembangan teknologi sekarang semakin canggih baik dalam memproduksi alat dari skala pabrik menggunakan mesin, ataupun skala rumahan dengan metode manual ataupun otomatis. Dalam dunia industri ada beberapa material atau bahan seperti kawat bronjong. Harga kawat bronjong yang dijual dipasaran relatif mahal, dan pembuatan secara manual pun dirasa begitu rumit. Maka penulis berinisiatif untuk merancang sebuah alat pembuat kawat bronjong sederhana dengan menggunakan dinamo weeper mobil 12 volt DC sebagai motor penggeraknya. Alat tersebut nantinya dapat digunakan dan dipasarkan dengan harga relatif murah dan dapat dengan mudah digunakan oleh para petani. Alat pembuat kawat bronjong sederhana yang dibuat untuk dapat menggunakan kawat jenis galvanis berukuran kecil, yaitu berukuran Ø 18 mm dan Ø 20 mm dengan alasan penganyaman kawat berukuran tersebut menghasilkan penganyaman yang lebih mudah. Berdasarkan hasil perancangan kawat tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan kawat dengan ukuran Ø 20 mm menghasilkan anyaman bronjong yang lebih mudah digunakan dengan mesin pembending namun kekuatannya kurang. Sedangkan penggunaan kawat berukuran Ø 18 mm menghasilkan anyaman bronjong yang lebih terjamin, namun sedikit lebih sulit saat dirangkai.
Kata Kunci: Perancangan, Kawat bronjong, Petani, Mesin, Dinamo weeper

ABSTRACT Technological developments are now increasingly sophisticated, both in producing tools from a factory scale using machines, or at home scale using manual or automatic methods. In the world industry there are several materials or materials such as gabion wire. The price of gabion wire sold in the market is relatively expensive, and manual manufacture is considered so complicated. So the authors took the initiative to design a simple gabion wire making device using a 12 volt DC car weeper dynamo as the driving motor. These tools can later be used and marketed at relatively low prices and can be easily used by farmers. A simple gabion wire making tool that is made to be able to use small-sized galvanized wire, namely Ø 18 mm and Ø 20 mm in size for the reason that plaiting these sized wires results in easier plaiting. Based on the results of the wire design, it can be interpreted that the use of wire with a size of Ø 20 mm produces gabions which are easier to use with bending machines but have less strength. Meanwhile, the use of Ø 18 mm wire produces gabions that are more secure, but a little more difficult to assemble. Keywords: Design, Gabion Wire, Farmers, Machine, Weeper dynamo

Citation



    SERVICES DESK