<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112465">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS RISIKO STUNTING PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ari Mustina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PROGRAM STUDI MAGISTER KESEHATAN MASYARAKAT &#13;
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA&#13;
&#13;
Tesis,  Juni 2023&#13;
Ari Mustina&#13;
&#13;
&#13;
Analisis Resiko Stunting Pada Pasangan Usia Subur (PUS) Di Kabupaten Pidie Tahun 2023&#13;
&#13;
&#13;
95 Halaman + 10 Tabel + 9 lampiran&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Latar Belakang : Stunting merupakan suatu keadaan yan ditandai dengan gagal tumbuh pada anak balita yang tinggi badannya jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan anak seusianya akibat kekurangan gizi. Stunting merupakan permasalahan yang semakin banyak ditemukan di Negara berkembang, termasuk Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis Resiko Stunting Pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Kabupaten Pidie Tahun 2023. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian survei analitik dengan menggunakan pendekatan metode kuantitatif menggunakan desaian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kecamatan di wilayah kabupaten pidie yaitu berjumlah 23 kabupaten dan sampel berjumlah total populasi yaitu 23 kecamatan. Data diolah secara univariat, bivariat dan multrivariat. Hasil : Hasil penelitian Tidak ada perbedaan resiko stunting antara kecamatan perkotaan dengan kecamatan pedalaman (P.Value 0.265). Ada pengaruh yang signifikan antara faktor terlalu dekat anak dengan resiko stunting (P.Value 0.040). Faktor yang sangat berkontribusi terhadap resiko stunting adalah variabel terlalu banyak anak dengan nilai signifikan 0.000. Faktor yang sangat berkontribusi kedua adalah jenis lantai tanah dengan nilai signifikan 0.003. Faktor yang sangat berkontribusi ketiga adalah variabel rumah tidak layak dengan nilai signifikan 0,009. Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Faktor yang sangat berkontribusi terhadap resiko stunting adalah variabel terlalu banyak anak dengan nilai signifikan 0.000. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Stunting, Pasangan Usia Subur, Anak, Rumah Sehat&#13;
Daftar Pustaka : 15 Buku + 19 Jurnal Penelitian (2015-2023)&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MALNUTRITION - HUMANS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.39</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112465</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-06 11:56:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-10 11:43:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>