<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112464">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN SABUN PADAT MINYAK NILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RATRI FILDZA ALIFIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nilam (Pogostemon cablin) merupakan tumbuhan yang mengandung minyak atsiri yang kaya akan antioksidan sehingga berpotensi untuk mengatasi masalah kulit seperti dermatitis atopik. Berbagai manfaat dan khasiat dalam segi kesehatan untuk mengobati dermatitis atopik cocok untuk dikembangkan dalam bentuk sediaan farmasi salah satunya adalah sediaan sabun padat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sediaan sabun padat yang dengan zat aktif minyak nilam Aceh dapat memenuhi parameter mutu sediaan sabun yang baik dan untuk mengetahui aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil karakterisasi minyak nilam memiliki warna kuning muda, indeks bias 1,510, bobot jenis 0,961 g/mL, dan bilangan asam 1,601 dengan nilai IC50 sebesar 27,11 µg/mL. Minyak nilam diformulasikan ke dalam tiga formulasi sediaan sabun padat dengan variasi konsentrasi minyak nilam, yaitu F0 sebesar 0%; F1 sebesar 0,005%; dan F2 sebesar 0,008%. Evaluasi sabun padat menunjukkan bahwa sediaan sabun padat memiliki warna putih, bentuk padat, dan aroma jeruk; dengan pH berkisar antara 8,10±0 sampai 8,27±0,058; tinggi busa berkisar antara 0,37±0,115 cm sampai 4,83±2,466 cm; stabilitas busa berkisar antara 69,23% sampai 72,83%; dan kadar air berkisar antara 0,543±0,186% sampai 0,765±0,179%. Sementara kandungan asam lemak bebas berkisar antara 0,19±0,024% sampai 0,31±0,085%; dan alkali bebas berkisar antara 0,04±0,005% sampai 0,11±0,008%; serta tidak satupun panelis yang mengalami iritasi kulit. Aktivitas antioksidan sediaan sabun padat dengan nilai IC50 pada F0, F1, F2 berturut-turut sebesar 46,71; 41,32; dan 40,76 µg/mL. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sabun padat dengan zat aktif minyak nilam Aceh memenuhi parameter mutu sediaan dan memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat.&#13;
&#13;
Kata kunci: Minyak Nilam, Dermatitis Atopik, Antioksidan, Formulasi, Sabun Padat</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112464</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-06 11:54:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-06 12:17:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>