<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112462">
 <titleInfo>
  <title>STUDI LAPISAN SEDIMEN DAERAH PERKEBUNAN DI DESA LAMPASI ENGKING, ACEH BESAR BERDASARKAN DATA RESISTIVITAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DINA YULIATUN LUTHFANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Fisika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Studi lapisan sedimen menggunakan metode geolistrik resistivitas telah dilakukan di kawasan perkebunan di Desa Lampasi Engking, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur bawah permukaan berdasarkan variasi nilai resistivitas dan menginterpretasikan gambaran bawah permukaan berupa struktur 2D berdasarkan model resistivitas. Pengukuran dilakukan menggunakan satu lintasan dengan panjang lintasan 160 meter. Konfigurasi yang digunakan adalah Wenner-Schlumberger dengan elektroda yang digunakan berjumlah 33 buah dan spasi antar elektroda adalah 5 meter. Pengolahan data dilakukan menggunakan software Res2dinv untuk memperoleh model hasil berupa citra 2D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai resistivitas yang diperoleh pada daerah penelitian berkisar antara (201) Ωm. Lokasi penelitian diinterpretasi sebagai daerah sedimentasi. Pada lapisan dengan nilai ≤15,8 Ωm diinterpretasikan sebagai lapisan air tanah dan air permukaan. Lapisan dengan nilai resistivitas 15,9 – 56,3 Ωm diinterpretasikan sebagai aluvium yaitu berupa pasir dan lempung pasiran serta lapisan dengan nilai resistivitas ≥56,4 Ωm diinterpretasikan sebagai lapisan keras yaitu anggota terumbu yang terdiri dari batu gamping. Hasil pengukuran dan interpretasi data di kawasan penelitian berhasil menunjukkan struktur lapisan sedimen di kawasan perkebunan Desa Lampasi Engking, Darul Imarah, Aceh Besar. &#13;
Kata kunci: sedimen, resistivitas batuan, struktur bawah permukaan, konfigurasi Wenner-Schlumberger&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112462</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-06 11:49:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-06 12:12:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>