<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112459">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI SESAR SUMATRA SEGMEN SEULIMEUM BAGIAN UTARA MENGGUNAKAN METODE GRAVITASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUNAWARAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Fisika</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode gravitasi di daerah Jantho sampai Leungah untuk mengidentifikasi Sesar Sumatra Segmen Seulimeum bagian utara. Distribusi percepatan gravitasi telah diukur dengan menggunakan instrumen Gravitimeter Scintrex CG-5. Data percepatan gravitasi yang terukur sebanyak 39 titik dengan total panjang lintasan 39 km. Untuk mendapatkan nilai anomali bouguer lengkap, beberapa standar koreksi data diterapkan termasuk koreksi drift, koreksi pasang surut, koreksi lintang, koreksi udara bebas, koreksi Bouguer, dan koreksi medan. Data nilai anomali Bouguer lengkap sepanjang profil digunakan untuk pemodelan maju (forward modeling) 2D menggunakan software Grav2DC. Hasil model menunjukkan bahwa struktur bawah permukaan daerah penelitian terdiri dari tiga lapisan dengan formasi batuan dan densitas yang berbeda-beda. Lapisan pertama terdapat batu pasir tufaan (=2.90 g/cm3), batuan vulkanik: andesit, tufa (=2.75 g/cm3), batuan aluvium (=1.70 g/cm3). Lapisan kedua terdapat batu gamping kurang (=2.48 g/cm3), batuan vulkanik: andesit, tufa (=2.75 g/cm3). Lapisan ketiga terdapat batuan gunung api andesit (=2.69 g/cm3) dan batu gamping kurang (=2.48 g/cm3). Hasil interpretasi kuantitatif di kawasan penelitian pada Segmen Seulimeum diindikasikan adanya sesar mendatar yang tidak murni atau disebut sesar oblique yaitu kombinasi antara sesar mendatar dan sesar normal. Struktur sesar berada di sekitar Lon Baroh sampai Lamtamot.&#13;
Kata Kunci: Metode Gravitasi, Densitas, Grav2DC, Sesar Sumatra</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112459</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-06 11:39:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-06 12:09:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>