<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112454">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DAN USULAN PERBAIKAN PROSES BISNIS PENGIRIMAN KARGO MENGGUNAKAN METODE BUSINESS PROCESS IMPROVEMENT (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>INDAH LOGISTIK KARGO BANDA ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alya Maulianda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Teknik Mesin dan Industri</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indah Logistik Kargo merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang. Fokus utama Indah Logistik Kargo adalah pengiriman kargo melalui jalur darat. Proses bisnis yang dilakukan Indah Logistik Kargo dimulai dari penawaran layanan, pendaftaran customer, barang masuk ke gudang, barang dikirim, hingga barang di terima customer. Pada proses bisnis yang dijalankan terdapat beberapa permasalahan seperti kesalahan penginputan data, kekeliruan informasi yang di peroleh staf, dan adanya barang rusak. Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi perbaikan proses bisnis pada pengiriman kargo di Indah Logistik Kargo Banda Aceh menggunakan pendekatan Business Process Improvement (BPI) dengan menggunakan 3 fase. Pertama, organizing for improvement untuk mengidentifikasi proses bisnis. Kedua, understanding the process dengan membuat as-is model yang terdiri dari 107 aktivitas. Ketiga, streamlining dengan mengklasifikasikan aktivitas menjadi 3 yaitu real value added, business value added, dan non value added lalu dilakukan perbaikan menggunakan tools streamlining dan membuat to-be model yang terdiri dari 93 aktivitas. Pemodelan dilakukan menggunakan notasi BPMN pada software Bizagi Modeler. Selanjutnya dilakukan analisis devil’s quadrangle sehingga ditemukan bahwa peningkatan efisiensi waktu 12%, peningkatan efisiensi fleksibilitas 13,08% dan peningkatan sebesar 28,6% pada dimensi kualitas.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112454</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-06 11:30:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-06 11:51:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>