IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI INDEKS KEBAHAGIAAN DI PROVINSI ACEH MENGGUNAKAN METODE MULTIVARIATE ADAPTIVE REGRESSION SPLINE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI INDEKS KEBAHAGIAAN DI PROVINSI ACEH MENGGUNAKAN METODE MULTIVARIATE ADAPTIVE REGRESSION SPLINE


Pengarang

Iin Fazana - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Samsul Anwar - 198509062010031003 - Dosen Pembimbing I
Radhiah - 198508142014042001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1908108010010

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Statistika (S1) / PDDIKTI : 49201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA Statistika., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

519.535

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Provinsi Aceh merupakan provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Pulau Sumatera. Namun, memiliki indeks kebahagiaan yang lebih tinggi dari beberapa Provinsi lain di Pulau Sumatera. Indeks kebahagiaan di Provinsi Aceh pada tahun 2021 sebesar 71,24 sedangkan indeks kebahagiaan di Sumatera Utara dan Bengkulu masing-masing sebesar 70,57 dan 69,74. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi indeks kebahagiaan di Provinsi Aceh, khususnya di wilayah perkotaan dan pedesaan dengan menggunakan metode Multivariate Adaptive Regression Spline (MARS). Data yang digunakan merupakan data hasil Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) tahun 2021 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan total data 2.904 rumah tangga di Provinsi Aceh. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari 8 variabel independen yang dianalisis, terdapat 7 variabel yang memengaruhi indeks kebahagiaan di Provinsi Aceh, 5 variabel yang memengaruhi indeks kebahagiaan di wilayah perkotaan, dan 6 variabel yang memengaruhi indeks kebahagiaan di wilayah pedesaan. Terdapat 3 variabel yang memiliki tingkat kepentingan tertinggi dalam memengaruhi indeks kebahagiaan di Provinsi Aceh yaitu kehidupan sosial, keagamaan, serta pekerjaan dan pendapatan dengan nilai GCV masing-masing sebesar 100; 100 dan 68,1. Pada wilayah perkotaan, terdapat 2 variabel yang memiliki tingkat kepentingan tertinggi yaitu pekerjaan dan pendapatan, serta kehidupan sosial dengan nilai GCV masing masing sebesar 100 dan 53,9. Sedangkan pada wilayah pedesaan terdapat 4 variabel yang memiliki tingkat kepentingan tertinggi yaitu kehidupan sosial, keagamaan, pekerjaan dan pendapatan, serta pendidikan dan keterampilan dengan nilai GCV masing-masing sebesar 100; 100; 64,4 dan 64,4.

Kata kunci: Indeks kebahagiaan, Provinsi Aceh, analisis nonparametrik, Multivariate Adaptive Regression Spline (MARS)

Aceh province is the province with the highest poverty rate on the island of Sumatra. However, it has a higher happiness index than several other provinces on the island of Sumatra. The happiness index in Aceh Province in 2021 is 71.24 while the happiness index in North Sumatra and Bengkulu is 70.57 and 69.74 respectively. This study aims to determine the factors that influence the happiness index in Aceh Province, especially in urban and rural areas by using the Multivariate Adaptive Regression Spline (MARS) method. This study uses data from the 2021 Happiness Level Measurement Survey (SPTK) by the Central Statistics Agency (BPS) with a total data of 2,904 households in Aceh Province. The results of this study indicate that of the 8 independent variables analyzed, there are 7 variables that affect the happiness index in Aceh Province, 5 variables that affect the happiness index in urban areas, and 6 variables that affect the happiness index in rural areas. There are 3 variables that have the highest level of importance in influencing the happiness index in Aceh Province, namely social life, religion, and work and income with GCV values of 100; 100 and 68.1 respectively. In urban areas, there are 2 variables that have the highest level of importance, namely work and income, and social life with respective GCV values of 100 and 53.9. Whereas in rural areas there are 4 variables that have the highest level of importance, namely social life, religion, work and income, as well as education and skills with a GCV value of 100 each; 100; 64.4 and 64.4. Keywords: Happiness index, Aceh Province, nonparametric analysis, Multivariate Adaptive Regression Spline (MARS)

Citation



    SERVICES DESK