<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112391">
 <titleInfo>
  <title>POTENSI EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG SRIKAYAA (ANNONA SQUAMOSA L.) TERHADAP GAMBARAN MUKOSA LAMBUNG TIKUS (RATTUS NORVEGICUS BERKENHOUT, 1769) YANG DIINDUKSI PARASETAMOL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alfiyatul Aula</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Biologi</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi perubahan struktur histologis lambung tikus (Rattus norvegicus L.) yang telah diberikan ekstrak etanol kulit batang srikaya (Annona squamosa L.) dan diinduksi dengan parasetamol. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan ekstrak diberikan secara oral satu kali sehari selama 14 hari dan induksi kerusakan lambung menggunakan parasetamol 1350 mg/kg BB kepada semua tikus pada hari ke-7 kecuali pada tikus kontrol normal (K0). Lambung hewan uji dijadikan sediaan histologis dengan metode parafin serta pewarnaan hematoksilin dan eosin (H&amp;E). Parameter yang diamati adalah tingkat kerusakan mukosa mulai dari paling rendah yaitu  deskuamasi, erosi, hingga ulserasi. Data penelitian dianalisis dengan sistem skoring menggunkan Kruskall-Wallis dilanjutkan dengan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat tikus uji coba yang mengalami ulserasi pada lambung. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit batang Annona squamosa dosis 300 mg/kg BB merupakan dosis efektif dan mampu menurunkan jumlah kerusakan mukosa berupa deskuamasi dan erosi pada lambung tikus yang diinduksi parasetamol.&#13;
&#13;
Kata kunci: Annona squamosa, parasetamol, mukosa lambung, deskuamasi, erosi, ulserasi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112391</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-05 15:40:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-06 08:36:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>