<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112360">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS PENGUNAAN MULSA DAN BIOCHAR LIMBAH KAYU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAHRN(ALLIUM ASCALONICUM L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DAHNIL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Bawang merah (Allium ascalonicum L.) ialah salah satu komoditi andalan nasional yang&#13;
kebutuhannya semakin bertambah tiap tahunnya. Upaya untuk menambah produksi bawang merah bisa&#13;
dilakukan dengan intensifikasi teknik budidaya, salah satu upaya tersebut yaitu dengan membenahi kualitas&#13;
tanah, sehingga kondusif untuk pertumbuhan bawang merah. Hal ini bisa dilakukan dengan pemberian mulsa&#13;
dan penggunaan biochar. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian&#13;
dosis biochar dan beberapa jenis mulsa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian&#13;
ini berlangsung di Lahan Percobaan 2 Sektor Timur, Laboratorium Fisiologi Tumbuhan dan Laboratorium&#13;
Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan pada&#13;
bulan April sampai Juli 2022. Penelitian ini memakai Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x&#13;
4 serta terdapat 3 ulangan. Adapun faktor yang diteliti yaitu pengaruh jenis mulsa dan dosis biochar. Hasil&#13;
penelitian memperlihatkan jenis mulsa berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman 21, 28, 35 serta 42&#13;
HST, jumlah anakan umur 30, 40 serta 50 HST, bobot brangskasan kering per rumpun, bobot umbi kering&#13;
serta potensi hasil. Jenis mulsa terbaik dijumpai pada mulsa plastik (M 2 ). Perlakuan dosis biochar&#13;
berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman 21, 28 serta 35 HST. Perlakuan dosis biochar berpengaruh&#13;
nyata pada tinggi tanaman 42 HST, jumlah anakan 30 serta 40 HST, bobot brangkasan kering per rumpun,&#13;
bobot umbi kering serta potensi hasil. Perlakuan terbaik dijumpai pada dosis biochar 15 ton ha-1 (B 3 ).&#13;
Perlakuan jenis mulsa dan dosis biochar limbah kayu tidak terdapat interaksi pada semua parameter yang di&#13;
uji.&#13;
Kata Kunci: Bawang merah, Biochar dan Mulsa</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112360</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-04 22:11:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-05 10:18:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>