<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112359">
 <titleInfo>
  <title>PENINGKATAN KERAGAMAN GENETIK CABAI TAHAN TERHADAP BEGOMOVIRUS PADA BEBERAPA GENOTIPE ODENG MUTAN (M3) MELALUI IRADIASI SINAR GAMMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD FARHAN FARABI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak : Penurunan produksi buah cabai akibat infeksi Begomovirus terjadi karena proses penyerapan nutrisi terhambat sehingga tanaman tumbuh abnormal, daun menjadi keriting, hingga tanaman mengalami kekerdilan. Upaya peningkatan keragaman genetik melalui iradiasi sinar gamma menciptakan hasil yang positif sehingga menghasilkan sumber keragaman baru dalam usaha perbaikan sifat tanaman, khususnya ketahanan terhadap serangan Begomovirus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai tingkat ketahanan genotipe cabai mutan generasi M3  terhadap Begomovirus. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Sektor Timur Fakultas Pertanian serta Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non-Faktorial yang terdiri dari satu varietas Tetua yaitu Odeng, empat genotipe hasil mutasi ketiga yaitu M3 D1-10-5, M3 D2-7-39, M3 D3-9-9, dan M3 D3-9-34, serta dua varietas pembanding yaitu Laris dan Kastilo. Hasil penelitian menunjukkan ketahanan tanaman terhadap Begomovirus terdapat pada genotipe M3 D3-9-9 yang memiliki ketahanan terbaik dibandingkan genotipe uji yang lain dan memiliki karakter vegetatif terbaik pada peubah tinggi tanaman, diameter batang, lebar tajuk, umur berbunga, dan umur panen. Genotipe dengan karakter hasil produksi terbaik terjadi pada genotipe M3 D1-10-5 pada peubah bobot buah per tanaman, jumlah buah per tanaman, diameter buah, dan panjang buah. Penelitian ini juga menggunakan nilai heritabilitas untuk menentukan apakah keragaman genetik tersebut dipengaruhi oleh faktor genetik atau faktor lingkungan dan apakah dapat diwariskan pada keturunan selanjutnya.&#13;
&#13;
Kata kunci : Cabai, Begomovirus, Mutasi, Genotipe</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112359</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-04 22:05:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-07-05 10:14:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>