<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="112328">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KAPASITAS DAN DAKTILITAS RANGKA BAJA HOLLOW YANG DIISI MORTAR UNTUK RANGKA DINDING STRUKTURAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Humayra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik S2</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Baja hollow pada umumnya digunakan untuk elemen bangunan yang non-struktural, namun penggunaan baja hollow untuk elemen struktural yang sederhana sudah mulai digunakan seperti rangka kuda-kuda dengan bentang yang kecil, kolom pada pembuatan rumah satu lantai, dan sebagai plat lantai pada bentang yang kecil. Ada beberapa pertimbangan yang menarik dalam hal penggunaan baja hollow sebagai elemen struktural diantaranya pekerjaan lebih praktis pada saat pembuatan dan perakitan karena lebih ringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung kapasitas dan daktilitas dari rangka baja hollow yang diisi mortar untuk dinding struktural. Rangka baja hollow yang dimaksud terdiri dari batang vertikal berukuran 100/100 m, batang horizontal atas berukuran 50/100 mm dan tengah berukuran 30/60 mm, serta batang diagonal berukuran 20/40 mm. Sedangkan sebagai sponning untuk dinding tersebut digunakan baja hollow berukuran 20/20 mm. Penentuan benda uji berdasarkan pada penerapan pada rencana bangunan bertingkat. Selain berdasarkan pada penerapannya benda uji juga berupa variasi jumlah dan posisi batang pada dinding struktural. Dari penjelasan sebelumnya maka benda uji yang dibuat berjumlah 9 benda uji yang terbagi menjadi 2 variasi yaitu variasi dinding dan variasi jumlah dan posisi batang. Pengujian yang dilakukan dengan memberikan beban terpusat berupa beban hotizontal pada joint kiri atas pada benda uji rangka bidang dengan pushover secara konstan hingga mencapai kegagalan pada rangka bidang. Hasil dari penelitian ini adalah rangka dengan variasi dinding yang memiliki beban maksimum paling besar adalah rangka dinding lebar 1,5 m yang merupakan benda uji dengan lebar dinding paling besar dan tidak memiliki bukaan pada rangka dengan nilai kapasitas 3,488 tf dan untuk variasi jumlah dan posisi batang adalah rangka dinding tipe III dari kelima benda uji lainnya dengan beban maksimum adalah 3,872 tf. Nilai daktilitas paling besar adalah rangka dinding dengan lebar 1,0 m yaitu 3,59 dan rangka dinding tipe III yaitu 3,05. Hasil pengujian beban horizontal untuk rangka dinding pada variasi jumlah dan posisi batang menunjukkan benda uji tipe III dan tipe V merupakan benda uji paling baik dari nilai kapasitas, daktilitas, maupun kekakuan pada benda uji rangka.&#13;
&#13;
Kata kunci: baja hollow, dinding struktural, rangka bidang, kapasitas, daktilitas</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STEEL - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.182 1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>112328</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-07-04 14:46:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-08-10 10:24:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>